9 Pasangan yang Paling Kontroversial di Serial Anime

Kamis, 24 Maret 2022 - 06:28 WIB
Tapi, ketika Touka dan Kaneki terkonfirmasi menjadi pasangan, semuanya runtuh. Meski berpotensi, hubungan mereka tidak ditulis dengan baik. Touka yang mandiri malah terlihat merindukan Kaneki yang mungkin sudah mati atau masih hidup. Tidak hanya itu, Touka bahkan menyusul Kaneki di ranjang. Dia juga jadi sangat patuh hingga penggemar jadi tidak suka.

3. Heero Yuy dan Relena Darlian — Gundam Wing



Serial yang tayang pada awal 2000-an ini menampilkan 5 pilot dengan 5 Gundam berbeda. Semua pilot ini memulai misinya secara terpisah. Di antara mereka, protagonisnya Heero Yuy, bertemu Relena Darlian, pewaris terakhir Kerajaan Sanc.

Sementara hubungan mereka terimplikasi akan jadi romantis, keduanya sepertinya membantah perasaan masing-masing. Heero dikenal mengacungkan sennjata ke Relena, yang hanya berdiri mematung. Meski Heero jengkel kepadanya, dia melindungi Relena dari ledakan atau meneriakkan namanya ketika stres.

2. Light Yagami dan Misa Amane — Death Note



Sekilas, punya seseorang yang benar-benar bucin bisa terasa sangat enak—tapi, mungkin tidak ketika dua pembunuh masal terlibat di dalamnya. Misa berhasil mengidentifikasi orang di balik pembunuh masal, Kira, yaitu Light Yagami. Yang mengherankan, Misa secara praktis melemparkan dirinya ke Light hingga ke titik obsesi.

Sayangnya, hubungan mereka sangat problematik. Meski Misa melihat Light sebagai sosok mesianis yang layak disembah, Light hanya melihatnya sebagai obyek yang bisa dia gunakan pada saat terakhir dan membuangnya ketika dibutuhkan. Light dan Misa tidak pernah punya jalinan asmara yang tulen, yang menyebabkan hubungan mereka dipertanyakan.

Baca Juga: 10 Anime Paling Populer Berdasarkan Penjualan Manga

1. Enji dan Rei Todoroki — My Hero Academia



Enji dan Rei tidak menikah karena cinta. Mereka menikah karena obsesi Enji yang ingin punya anak yang cukup kuat untuk menjadi lebih baik ketimbang All Might. Sayangnya, ketika Enji melecehkan anak-anaknya, dia menyingkirkan Rei yang berusaha membelanya.

Yang lebih buruk, pelecehan itu menggoyahkan stabilitas mental Rei sehingga dia menumpahkan air di atas wajah anaknya karena mirip Enji. Alih-alih berusaha menyelesaikan masalah, Enji memutuskan mengunci Rei di sebuah rumah sakit jiwa adalah hal yang lebih baik. Dengan Rei tidak lagi bisa melindungi anak-anaknya, Enji membuat anak-anak itu jadi dendam padanya.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!