Pentingnya Inovasi Aksi Perubahan Iklim Melalui Climate Hack

Selasa, 26 April 2022 - 23:55 WIB


Peserta diharapkan dapat mengembangkan solusi digital dalam tantangan di lima area: City in Nature, Sustainable Living, Energy Reset, Green Economy, dan Resilient Future. Ada juga kategori terbuka yang menerima berbagai bentuk solusi inovatif untuk aksi iklim.

“Di SIF, kami menghubungkan masyarakat agar dapat berkolaborasi demi perubahan positif dan Climate Hack dirancang untuk menyatukan orang-orang yang memanfaatkan kekuatan teknologi serta memperkuat respon di tingkat regional terhadap aksi iklim. Kami berterima kasih atas dukungan SAP, National Youth Council, dan Code for Asia, dalam upayanya mendorong perubahan," kata Ms Jean Tan selaku SIF Executive Director melalui siaran resminya, Selasa (26/4/2022).

"Climate Hack juga menandai masuknya SIF ke dalam segmen e-volunteering yang bertujuan mendukung perkembangan sukarelawan internasional di tengah pandemi," tambahnya.

Ms Eileen Chua selaku Managing Director, SAP Singapore menyampaikan kolaborasi bersama Singapore International Foundation dan Code for Asia akan menghasilkan perubahan yang positif dan berdampak dalam menciptakan dunia yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan lebih hijau.

Pada Climate Hack 2022, SAP sebagai pelatih dan mentor serta memanfaatkan teknologi no code / low code untuk mendukung pengembangan aplikasi, dan mendorong pertumbuhan masa depan digital yang berkelanjutan demi generasi mendatang.

Baca Juga: Hotman Paris Joget Bareng Aspri, Pengacara: yang Penting Tidak Wanita di Bawah Umur
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!