Penyakit Mulut dan Kuku di Jawa Timur Mewabah, Menkes Budi: Sangat Jarang ke Manusia
Senin, 09 Mei 2022 - 17:45 WIB
Baca Juga: Menkes Budi 'Sentil' Pengusaha yang Kebelet Vaksinasi Mandiri
Sebab wabah sakit yang ditemukan di Jawa Timur, justru lebih diwaspadai penularannya pada kesehatan hewan. "Khusus virus mulut dan kuku virus ini, ada di hewan berkuku dua. Jadi sangat jarang yang melompat ke manusia, tidak perlu khawatir dari sisi kesehatan manusia ya," jelasnya
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan Kemenkes sudah melakukan diskusi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dan Badan Kesehatan Hewan Dunia (World Organization for Animal Health/OIE). Diterangkan bila penyakit mulut dan kuku lebih dominan di hewan.
Sekadar informasi, menurut data Dinas Peternakan Jatim, angka penularan PMK kian bertambah, dari sebelumnya sebanyak 1247 kasus. Telah bertambah menjadi 1.600 kasus yang tersebar di 4 wilayah kabupaten di Jawa Timur.
Sebab wabah sakit yang ditemukan di Jawa Timur, justru lebih diwaspadai penularannya pada kesehatan hewan. "Khusus virus mulut dan kuku virus ini, ada di hewan berkuku dua. Jadi sangat jarang yang melompat ke manusia, tidak perlu khawatir dari sisi kesehatan manusia ya," jelasnya
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan Kemenkes sudah melakukan diskusi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) dan Badan Kesehatan Hewan Dunia (World Organization for Animal Health/OIE). Diterangkan bila penyakit mulut dan kuku lebih dominan di hewan.
Sekadar informasi, menurut data Dinas Peternakan Jatim, angka penularan PMK kian bertambah, dari sebelumnya sebanyak 1247 kasus. Telah bertambah menjadi 1.600 kasus yang tersebar di 4 wilayah kabupaten di Jawa Timur.
(hri)
Lihat Juga :