Kembangkan Empati dan Kepedulian pada Para Pejuang Kanker melalui Kampanye Berbagi Kebaikan

Minggu, 05 Juni 2022 - 03:30 WIB
Psikolog Klinis Keluarga Anna Surti Ariani menanggapi, jika kemampuan berempati dan perilaku tolong-menolong ini tidak dikembangkan, terdapat risiko jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek, anak dapat sulit beradaptasi dan sulit diterima oleh lingkungannya sehingga mengalami masalah pergaulan.

"Sementara dalam jangka panjang, anak rentan mengalami beragam masalah gangguan psikologis. Perilaku ini tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan sendirinya, dibutuhkan proses panjang sejak usia dini hingga dewasa yang erat kaitannya dengan stimulasi dari orang tua," terang Anna Surti Ariani.

Sejalan dengan makna peringatan Hari Anak Internasional, kampanye Berbagi Kebaikan mendorong peranan orangtua untuk membekali masa depan anak dengan menanamkan nilai kebaikan, termasuk perilaku tolong menolong.

“Tahun ini kami bekerja sama dengan YKI menggalang berbagai bantuan bagi para pejuang kanker sebagai bentuk dukungan keluarga Indonesia dalam membantu membangkitkan semangat dan rasa percaya diri mereka,” timpal Agus.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia Aru Wisaksono Sudoyo menyambut baik kampanye Berbagi Kebaikan kerja sama Lifebuoy Shampoo dengan YKI dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kanker melalui donasi rambut. Hal ini akan mendorong semangat dan kualitas hidup pasien kanker.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!