CERMIN: Harta, Tangga dan Cinta
Rabu, 15 Juni 2022 - 11:52 WIB
Foto: HBO Go
Desember 2011. Michael dan Kathleen tengah bersemangat menjelang Natal. Setelah absen di Thanksgiving, eksekutif dari Nortel itu menginginkan makan malam Natal yang megah dengan rumah yang dihias mewah. Kathleen ingin merasakan kembali kehangatan keluarga dengan lima anaknya yang sudah dewasa.
Namun keinginan itu tak pernah terwujud. Cinta itu berakhir di tangga. Kathleen tewas berlumuran darah di tangga rumahnya. Michael yang menelepon 911 tak lama berselang menemukan Kathleen justru dituduh sebagai pembunuh.
Baca Juga: CERMIN: Sepanjang Jalan Kenangan 'One for the Road'
Ketika peristiwa horor terjadi di tengah pasangan suami istri, prasangka selalu tertuju penuh pada salah satunya. Kathleen tewas dan haruskah Michael yang menjadi pembunuhnya?
Kita pun mulai melihat keluarga yang porak-poranda, dengan hati yang tercabik-cabik oleh tragedi. Dengan prasangka yang membuncah di dada. Kathleen adalah pusat keluarga Peterson. Sementara Michael tak bekerja, hidup dari masa lalunya yang sukses sebagai novelis.
Di rumah, saya tak menyaksikan ketimpangan antara ayah dan ibu saya. Keduanya bekerja dan berbagi peran secara seimbang. Ayah dan ibu saya sama-sama pegawai negeri. Ketika ibu saya memasak, ayah saya mencuci piring. Gender equality tak pernah diajarkan di rumah secara verbal, tapi saya melihatnya langsung dipraktikkan.
Foto: HBO Go
Sementara di keluarga Barat seperti Michael Peterson, kita justru melihat porsi ayah dan ibu yang tak seimbang. Hidup Michael yang santai berbanding terbalik dengan Kathleen yang terus menerus diganggu pekerjaan dan akhirnya stres karenanya. Namun apakah kita bisa menuduh Michael sebagai pembunuh hanya karena filosofi hidupnya?
Michael Peterson bukan Abe Sada. Ia manusia biasa yang terlihat sayang istri dan keluarganya. Tak pernah terlihat memiliki kadar cinta berlebihan yang bisa memabukkan dan membuat gelap mata. Ia pria biasa dengan segala kekurangannya. Dan ia juga berbohong.
Michael bilang Kathleen menghargai preferensi seksualnya yang tak hanya menyukai perempuan tapi juga laki-laki sekaligus. Dan selama pernikahannya, Michael mengaku hanya pernah meniduri laki-laki. Namun di luar soal jenis kelamin, perempuan mana yang rela berbagi cinta begitu saja dari pria yang juga dicintainya sepenuh hati itu?
Desember 2011. Michael dan Kathleen tengah bersemangat menjelang Natal. Setelah absen di Thanksgiving, eksekutif dari Nortel itu menginginkan makan malam Natal yang megah dengan rumah yang dihias mewah. Kathleen ingin merasakan kembali kehangatan keluarga dengan lima anaknya yang sudah dewasa.
Namun keinginan itu tak pernah terwujud. Cinta itu berakhir di tangga. Kathleen tewas berlumuran darah di tangga rumahnya. Michael yang menelepon 911 tak lama berselang menemukan Kathleen justru dituduh sebagai pembunuh.
Baca Juga: CERMIN: Sepanjang Jalan Kenangan 'One for the Road'
Ketika peristiwa horor terjadi di tengah pasangan suami istri, prasangka selalu tertuju penuh pada salah satunya. Kathleen tewas dan haruskah Michael yang menjadi pembunuhnya?
Kita pun mulai melihat keluarga yang porak-poranda, dengan hati yang tercabik-cabik oleh tragedi. Dengan prasangka yang membuncah di dada. Kathleen adalah pusat keluarga Peterson. Sementara Michael tak bekerja, hidup dari masa lalunya yang sukses sebagai novelis.
Di rumah, saya tak menyaksikan ketimpangan antara ayah dan ibu saya. Keduanya bekerja dan berbagi peran secara seimbang. Ayah dan ibu saya sama-sama pegawai negeri. Ketika ibu saya memasak, ayah saya mencuci piring. Gender equality tak pernah diajarkan di rumah secara verbal, tapi saya melihatnya langsung dipraktikkan.
Foto: HBO Go
Sementara di keluarga Barat seperti Michael Peterson, kita justru melihat porsi ayah dan ibu yang tak seimbang. Hidup Michael yang santai berbanding terbalik dengan Kathleen yang terus menerus diganggu pekerjaan dan akhirnya stres karenanya. Namun apakah kita bisa menuduh Michael sebagai pembunuh hanya karena filosofi hidupnya?
Michael Peterson bukan Abe Sada. Ia manusia biasa yang terlihat sayang istri dan keluarganya. Tak pernah terlihat memiliki kadar cinta berlebihan yang bisa memabukkan dan membuat gelap mata. Ia pria biasa dengan segala kekurangannya. Dan ia juga berbohong.
Michael bilang Kathleen menghargai preferensi seksualnya yang tak hanya menyukai perempuan tapi juga laki-laki sekaligus. Dan selama pernikahannya, Michael mengaku hanya pernah meniduri laki-laki. Namun di luar soal jenis kelamin, perempuan mana yang rela berbagi cinta begitu saja dari pria yang juga dicintainya sepenuh hati itu?
Lihat Juga :