Tingkatkan Akses Penanganan Diabetes di Daerah Terpencil, Novo Nordisk Indonesia Gandeng Pemprov Jabar
Kamis, 07 Juli 2022 - 18:07 WIB
Untuk mengatasi permasalahan ini, transformasi layanan kesehatan primer dianggap sebagai salah satu cara terbaik untuk membantu penduduk di daerah terpencil dan sangat terpencil mencegah dan menangani diabetes.
Sebagai bagian dari strategi tanggung jawab sosial untuk mengatasi diabetes secara global, Novo Nordisk membawa Affordability Project ke Indonesia – sebuah upaya bersama untuk menghilangkan hambatan akses ke layanan diabetes di layanan kesehatan daerah terpencil dan sangat terpencil.
Di Indonesia, Affordability Project bertujuan untuk: (1) memperkuat program Posbindu untuk meningkatkan pemahaman mengenai diabetes dan skrining faktor risiko penyakit tidak menular; dan (2) memperkuat kapasitas dan kapabilitas layanan kesehatan primer dalam mengelola diabetes secara optimal. Semua tujuan ini akan dicapai dengan cara meningkatkan kapasitas dan kapabilitas tenaga Kesehatan dan menyediakan perlengkapan untuk memonitor dan mengelola gula darah, termasuk menyediakan insulin, yang saat ini hanya tersedia di rumah sakit.
Untuk pilot project, Affordability Project menargetkan 46 fasilitas kesehatan primer di empat kabupaten di Jawa Barat, yaitu Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Bandung Barat.
Program ini juga sejalan dengan Strategi Kesehatan Nasional 2021-2024, khususnya pilar Transformasi Layanan Primer, yaitu; 1) Edukasi masyarakat, 2) Pencegahan primer, 3) Pencegahan sekunder, dan 4) Peningkatan kapasitas dan kapabilitas layanan primer.
Affordability Project menetapkan target untuk melakukan skrining diabetes terhadap 40 persen populasi orang dewasa, yaitu sekitar 230.000 orang, dan akan memberikan penanganan yang komprehensif untuk 6.000 pasien.
Sebagai bagian dari strategi tanggung jawab sosial untuk mengatasi diabetes secara global, Novo Nordisk membawa Affordability Project ke Indonesia – sebuah upaya bersama untuk menghilangkan hambatan akses ke layanan diabetes di layanan kesehatan daerah terpencil dan sangat terpencil.
Di Indonesia, Affordability Project bertujuan untuk: (1) memperkuat program Posbindu untuk meningkatkan pemahaman mengenai diabetes dan skrining faktor risiko penyakit tidak menular; dan (2) memperkuat kapasitas dan kapabilitas layanan kesehatan primer dalam mengelola diabetes secara optimal. Semua tujuan ini akan dicapai dengan cara meningkatkan kapasitas dan kapabilitas tenaga Kesehatan dan menyediakan perlengkapan untuk memonitor dan mengelola gula darah, termasuk menyediakan insulin, yang saat ini hanya tersedia di rumah sakit.
Untuk pilot project, Affordability Project menargetkan 46 fasilitas kesehatan primer di empat kabupaten di Jawa Barat, yaitu Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Bandung Barat.
Program ini juga sejalan dengan Strategi Kesehatan Nasional 2021-2024, khususnya pilar Transformasi Layanan Primer, yaitu; 1) Edukasi masyarakat, 2) Pencegahan primer, 3) Pencegahan sekunder, dan 4) Peningkatan kapasitas dan kapabilitas layanan primer.
Affordability Project menetapkan target untuk melakukan skrining diabetes terhadap 40 persen populasi orang dewasa, yaitu sekitar 230.000 orang, dan akan memberikan penanganan yang komprehensif untuk 6.000 pasien.
Lihat Juga :