Mantan Vokalis Naff Kembali Rilis Tembang Lawas dengan Sentuhan Baru
Sabtu, 27 Juni 2020 - 23:23 WIB
Vokalis kelahiran Makassar, 28 Juli 1974 ini mengatakan, tidak ada yang salah dengan lagu-lagu Naff yang orisinal, tetapi semenjak memutuskan bersolo karier, dia merasa ada banyak hal menarik yang bisa dilakukan dari hits terdahulunya. Untuk Kaulah Hidup dan Matiku, Ady memilih musik upbeat dan sentuhan jazz dalam versi barunya.
Sedangkan lagu A.N.G, Ady menggunakan kontra bass, saksofon, serta flute guna memberikan nuansa bossanova. Dia bahkan sampai tiga kali membongkar aransemen hingga mendapatkan formula yang dianggap tepat. Sementara, Bila Nanti Kau Milikku tidak terlalu mengalami banyak perombakan. Ady hanya menambahkan unsur elektro dan menambah tempo iramanya menjadi upbeat, dengan pertimbangan menyasar pendengar milenial.
(Baca juga: Lyodra, Tiara dan Ziva Magnolya Kompak di Lagu Terlanjur Mencinta )
Ady berharap tiga karyanya ini bisa memberikan warna baru serta diterima banyak orang. Melengkapi lagu-lagu tersebut, Ady sudah mempersiapkan tiga video klip yang akan hadir pada saat perilisan masing-masing tembang. "Kendalanya, karena saya memproduksi video musik bersama tim di Bandung di tengah masa pandemi, tapi dengan mengikuti segala aturan saya yakin video musik ini bisa mewakili pesan yang ada di tiap lagu," tutupnya.
Sedangkan lagu A.N.G, Ady menggunakan kontra bass, saksofon, serta flute guna memberikan nuansa bossanova. Dia bahkan sampai tiga kali membongkar aransemen hingga mendapatkan formula yang dianggap tepat. Sementara, Bila Nanti Kau Milikku tidak terlalu mengalami banyak perombakan. Ady hanya menambahkan unsur elektro dan menambah tempo iramanya menjadi upbeat, dengan pertimbangan menyasar pendengar milenial.
(Baca juga: Lyodra, Tiara dan Ziva Magnolya Kompak di Lagu Terlanjur Mencinta )
Ady berharap tiga karyanya ini bisa memberikan warna baru serta diterima banyak orang. Melengkapi lagu-lagu tersebut, Ady sudah mempersiapkan tiga video klip yang akan hadir pada saat perilisan masing-masing tembang. "Kendalanya, karena saya memproduksi video musik bersama tim di Bandung di tengah masa pandemi, tapi dengan mengikuti segala aturan saya yakin video musik ini bisa mewakili pesan yang ada di tiap lagu," tutupnya.
(nug)
Lihat Juga :