Vision+ Bertekad Bangkitkan Kembali Industri Perfilman Melalui Digitalisasi

Selasa, 26 Juli 2022 - 22:52 WIB
Managing Director Vision+, Clarissa Tanoesoedibjo mengatakan, kerja sama Vision+ dan sineas menjadi warna dan semangat baru bagi perfilman Indonesia. / Foto: MPI/Novie Fauziah
JAKARTA - Managing Director Vision+, Clarissa Tanoesoedibjo mengatakan, kerja sama Vision+ dan sineas menjadi warna dan semangat baru bagi perfilman Indonesia.

Kedua pihak, saat ini tengah membentuk sebuah program yang berhubungan dengan industri perfilman.

"Kami sedang membuat sebuah program yang bisa mendatangi sekolah-sekolah," ujar Clarissa saat ditemui usai Vision+ Tandatangani Kerja Sama dengan BPI (Badan Perfilman Indonesia) di Sari Pacific, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022) malam.



Apalagi, lanjut Clarissa, dirinya dan BPI tengah menyasar perfilman Indonesia yang diproduksi oleh produk-produk lokal. Hal ini nantinya diharapkan akan lebih membangkitkan kembali industri perfilman melalui digitalisasi.



"Terutama kami menyasar market yang cukup muda," kata dia.

Bukan itu saja, program yang tengah dibuat kedua pihak, nantinya dapat mengedukasi para penonton. Serta adanya kompetisi program, tentunya melibatkan sejumlah industri kreatif yang berhubungan dengan sineas.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Vision+ menyusun rencana mewujudkan visi dan misinya dalam membangkitkan industri film dan series.

Oleh karenanya, Vision+ menggandeng BPI dan sineas muda untuk menghasilkan berbagai inovasi baru.

Hingga kini, Vision+ sebagai platform OTT terus aktif dalam merilis original series terbaru setiap bulannya. Terdiri dari berbagai genre, mulai dari drama, petualangan, horor, hingga dokumenter.



Selain itu, Vision+ juga secara konsisten menghadirkan berbagai film dan series dari dalam maupun luar negeri yang tersedia dalam format Video on Demand, hingga di berbagai live channel.
(nug)
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More