Saran dari Para Ahli untuk Cegah Silent Killer Menyerang

Rabu, 27 Juli 2022 - 16:04 WIB
Ahli saraf Victor, dr. Philip B. Gorelick, M.D., mengatakan bahwa pasien harus menjaga diri mereka sendiri dan mengetahui kondisi kesehatan tubuh mereka. "Pasien harus mengetahui tekanan darah sistolik dan diastolik, kadar kolesterol, kadar gula darah, berat badan, asupan kalori harian dan jumlah menit mereka berolahraga setiap hari,” terang dr. Philip.

Pasien dengan obesitas, diabetes, tekanan darah tiggi, dan peningkatan kadar kolestrol berisiko lebih tinggi terkena stroke.

3. Mengubah Diet

Pola makan yang sehat, seperti mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan ikan, jadi salah satu hal yang dapat memperbaiki risiko stroke. Namun, dr. Gorelick menyarankan untuk memakai piring salad kecil saat makan malam agar menjaga jumlah makanan yang dimakan tetap pada jumlah yang wajar. Sedangkan untuk makan siang cukup mengonsumsi sandwich rendah lemak dan kalori.

4. Aktif Berolahraga

Setiap ahli saraf menjelaskan, cara bagus untuk mengurangi stress dan tetap bugar adalah berolahraga secara rutin. Meskipun seseorang memiliki keterbatasan fisik, tapi harus ada cara untuk berolahraga. Mengangkat beban ringan, dan melakukan senam tiga atau empat kali seminggu, bisa menjadi pilihan yang tepat.

"Saya mempraktikkan apa yang saya jelaskan. Saya berjalan dari tempat kerja dan telah bersepeda lebih dari 1.400 mil tahun ini,” kata dr. Adams.

Baca Juga: Bahaya Konsumsi Kulit Ayam, Sebabkan Obesitas hingga Stroke

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!