Spoiler One Piece 1.055 Ungkap Dahsyatnya Haki Shanks
Rabu, 27 Juli 2022 - 20:58 WIB
Foto: YouTube
Cerita Sukiyaki ini sepertinya akan sedikit membuka tabir Abad Kosong. Sukiyaki mengatakan, dulu, Wano adalah negara yang sangat besar, sekitar 3 kali lebih besar ketimbang Wano yang sekarang. Dulu, Wano terletak di bawah Gunung Fuji, di level yang sama dengan permukaan laut.
Di satu titik di sejarah, tembok besar dibangun mengelilingi negara itu dan menguncinya. Hujan mulai turun dan membanjiri seluruh negara. Setelah itu, air hujan mencapai bagian tertinggi tembok dan air mulai turun sehingga menciptakan air terjun besar. Orang-orang memutuskan meninggalkan Wano asli dan membangun negara baru di sekitar lereng Gunung Fuji. Inilah Wano saat ini.
Ketiga orang itu lantas mencapai dasar tangga dan Sukiyaki membuka pintu yang memberi akses ke ruang besar tempat Road Poneglyph. Robin mengatakan, kalau mereka bisa menemukan satu lagi, mereka akan bisa pergi ke Laugh Tale. Menurut Sukiyaki, ruangan itu berada di platform tinggi di dalam gua di dalam dasar Gunung Fuji. Di bawahnya ada Senjata Kuno Pluton. Tapi, Sukiyaki belum pernah melihatnya. Karena, untuk mengeluarkannya, tembok Wano harus diruntuhkan.
Di luar sana, Ryokugyu menjebak Akazaya 9 dan Yamato. Dia mengatakan, mereka tidak akan bisa apa-apa melawan alam. Dia menyuruh mereka membawa Luffy ke hadapannya. Begitu dia memenggal Luffy, Laksamana itu akan meninggalkan Wano.
Yamato mengatakan, mereka harus meminta bantuan Luffy dan teman-temannya. Tapi, Momonosuke menolaknya dan mulai menangis. Ryokugyu mengolok-olok Momonosuke. Saat putus asa, Momonosuke berhasil menembakkan Napas Bolo yang menembus tubuh pohon Ryokugyu. Laksamana itu pun kaget. Momonosuke kembali menembakkan jurus itu ke Ryokugyu dan membakar tubuhnya. Tapi, sebuah tanaman kecil tumbuh di belakang tubuh terbakar Ryokugyu.
Ryokugyu tumbuh dan berubah lagi. Dia pun meneruskan pertarungan. Tapi, kilat hitam terlihat dari jauh. Ryokugyu merasakan sesuatu melumpuhkannya dan dia berteriak kesakitan. Dia pun segera sadar kalau itu adalah Haki Haoshoku. Dan, dia pun tahu kalau Perompak Rambut Merah ada di sana.
Cerita Sukiyaki ini sepertinya akan sedikit membuka tabir Abad Kosong. Sukiyaki mengatakan, dulu, Wano adalah negara yang sangat besar, sekitar 3 kali lebih besar ketimbang Wano yang sekarang. Dulu, Wano terletak di bawah Gunung Fuji, di level yang sama dengan permukaan laut.
Di satu titik di sejarah, tembok besar dibangun mengelilingi negara itu dan menguncinya. Hujan mulai turun dan membanjiri seluruh negara. Setelah itu, air hujan mencapai bagian tertinggi tembok dan air mulai turun sehingga menciptakan air terjun besar. Orang-orang memutuskan meninggalkan Wano asli dan membangun negara baru di sekitar lereng Gunung Fuji. Inilah Wano saat ini.
Ketiga orang itu lantas mencapai dasar tangga dan Sukiyaki membuka pintu yang memberi akses ke ruang besar tempat Road Poneglyph. Robin mengatakan, kalau mereka bisa menemukan satu lagi, mereka akan bisa pergi ke Laugh Tale. Menurut Sukiyaki, ruangan itu berada di platform tinggi di dalam gua di dalam dasar Gunung Fuji. Di bawahnya ada Senjata Kuno Pluton. Tapi, Sukiyaki belum pernah melihatnya. Karena, untuk mengeluarkannya, tembok Wano harus diruntuhkan.
Di luar sana, Ryokugyu menjebak Akazaya 9 dan Yamato. Dia mengatakan, mereka tidak akan bisa apa-apa melawan alam. Dia menyuruh mereka membawa Luffy ke hadapannya. Begitu dia memenggal Luffy, Laksamana itu akan meninggalkan Wano.
Yamato mengatakan, mereka harus meminta bantuan Luffy dan teman-temannya. Tapi, Momonosuke menolaknya dan mulai menangis. Ryokugyu mengolok-olok Momonosuke. Saat putus asa, Momonosuke berhasil menembakkan Napas Bolo yang menembus tubuh pohon Ryokugyu. Laksamana itu pun kaget. Momonosuke kembali menembakkan jurus itu ke Ryokugyu dan membakar tubuhnya. Tapi, sebuah tanaman kecil tumbuh di belakang tubuh terbakar Ryokugyu.
Ryokugyu tumbuh dan berubah lagi. Dia pun meneruskan pertarungan. Tapi, kilat hitam terlihat dari jauh. Ryokugyu merasakan sesuatu melumpuhkannya dan dia berteriak kesakitan. Dia pun segera sadar kalau itu adalah Haki Haoshoku. Dan, dia pun tahu kalau Perompak Rambut Merah ada di sana.
Lihat Juga :