Vaksin Booster Kedua Mungkin Tidak Diperlukan, Ini Kata Epidemiolog UI

Kamis, 11 Agustus 2022 - 14:50 WIB
Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) dr Pandu Riono mengatakan bahwa mungkin masyarakat tidak memerlukan vaksin booster kedua. Kemungkinan ini ada jika vaksin booster pertama tidak mencapai target. Foto/Ist
JAKARTA - Pemerintah hingga saat ini masih memprioritaskan pemberian vaksin booster kedua baru pada tenaga kesehatan. Kapan masyarakat umum mendapatkannya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun belum bisa menjawabnya.

Di sisi lain, Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) dr Pandu Riono mengatakan bahwa mungkin masyarakat tidak memerlukan vaksin booster kedua. Kemungkinan ini ada jika vaksin booster pertama tidak mencapai target.



"Penerima vaksin booster pertama di Indonesia masih jauh dari target, hingga saat ini baru di angka 28 persen," terang dr Pandu dalam Webinar Kemenkes, Kamis (11/8/2022).

Jad, saat ditanya kapan masyarakat umum akan mendapatkan vaksin booster dosis kedua, dr Pandu menyatakan bahwa ada baiknya saat ini harus difokuskan untuk melengkapi penerima booster dosis pertama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!