Vaksin Booster Kedua Mungkin Tidak Diperlukan, Ini Kata Epidemiolog UI
Kamis, 11 Agustus 2022 - 14:50 WIB
Baca Juga: Vaksinasi Booster Kedua Butuh Cara Tak Biasa
"Mungkin saja dengan masyarakat banyak yang menerima vaksin booster dosis pertama, barangkali vaksin booster kedua tidak diperlukan," ungkap dr Pandu.
Terlebih, vaksin booster pertama memberi manfaat yang cukup berarti bagi kenaikan antibodi di masyarakat. Hal ini sesuai dengan data Sero Survei Kemenkes, bahwa penerima booster dosis pertama jauh ebih tinggi kadar antibodinya, dibanding kelompok lainnya.
Menurut data Sero Survey 2022, mereka yang tidak menerima vaksin Covid-19 sama sekali antibodinya adalah 963 U/mL, lalu penerima vaksin dosis pertama 1682, dosis kedua 1852, dan penerima booster pertama sebesar 4496.
"Dari data ini, pesan penting yang ingin kami sampaikan adalah penting sekali bagi masyarakat untuk menerima vaksin booster," kata dr Pandu.
"Mungkin saja dengan masyarakat banyak yang menerima vaksin booster dosis pertama, barangkali vaksin booster kedua tidak diperlukan," ungkap dr Pandu.
Terlebih, vaksin booster pertama memberi manfaat yang cukup berarti bagi kenaikan antibodi di masyarakat. Hal ini sesuai dengan data Sero Survei Kemenkes, bahwa penerima booster dosis pertama jauh ebih tinggi kadar antibodinya, dibanding kelompok lainnya.
Menurut data Sero Survey 2022, mereka yang tidak menerima vaksin Covid-19 sama sekali antibodinya adalah 963 U/mL, lalu penerima vaksin dosis pertama 1682, dosis kedua 1852, dan penerima booster pertama sebesar 4496.
"Dari data ini, pesan penting yang ingin kami sampaikan adalah penting sekali bagi masyarakat untuk menerima vaksin booster," kata dr Pandu.
(hri)
Lihat Juga :