7 Karakter Penjahat Anime yang Dihormati Banyak Orang
Selasa, 16 Agustus 2022 - 22:22 WIB
Perbuatan Itachi itu menumbuhkan dendam di hati Sasuke. Di sisi lain, Itachi melakukan genosida itu akibat manipulasi Anbu. Mereka mengatakan kalau Uchiha adalah ancaman untuk Konoha dan harus dimusnahkan. Itachi melaksanakan tugasnya. Tapi, dia pun siap menerima konsekuensinya. Makanya, penggemar menaruh hormat untuknya.
Foto: Twitter
Shishio memendam dendam terhadap pemerintahan Meiji di masanya. Sebagai seorang samurai yang dipekerjakan pemerintah untuk membunuh, kekuatan Shishio membuat mereka ketakutan. Karenanya, mereka pun berniat membunuh Shishio. Tubuh Shishio bahkan dibakar agar dia cepat tewas. Namun, takdir berkata lain, Shishio bertahan hidup.
Dendam, dia pun ingin menggulingkan pemerintahan Meiji dan berkuasa dengan memberlakukan prinsip Darwinisme Sosial. Dengan menggunakan keyakinan ini, Shishio menggelar kampanye melawan pemerintah Meiji. Dia merasa pemerintah itu terlalu lemah untuk memimpin negara itu dengan efektif.
Foto: ComicBook.com
Stain layak dihormati karena pandangannya. Menurut dia, orang-orang yang jadi pahlawan demi ketenaran dan uang tidak pantas disebut sebagai pahlawan. Baginya, hanya All Might yang pantas disebut pahlawan karena dia memang berjuang demi rakyat dan tidak peduli dengan dua hal tersebut.
Tapi, apa yang diperbuat Stain selanjutnya memang tidak bisa dibenarkan. Stain melakukan kampanye membunuh para pahlawan yang dia anggap tidak layak menyandang gelar tersebut. Dia kemudian dijuluki Pembunuh Pahlawan. Idealisme Stain bagus, tapi caranya cukup kejam.
Foto: Epicstream
Kekaisaran Suci Britannia berhasil mencaplok Jepang. Mereka kemudian menyebut wilayah itu sebagai Area 11. Setelah pencaplokan itu, rakyat Jepang tidak tinggal diam. Mereka pun memberontak. Pemberontakan ini dipimpin pangeran Britannia, Lelouch Lamperouge, yang diasingkan ayahnya ke Jepang bersama adiknya. Sebagai pemimpin pemberontak, Lelouch menggunakan nama alias Zero.
5. Shishio Makoto — Rurouni Kenshin
Foto: Twitter
Shishio memendam dendam terhadap pemerintahan Meiji di masanya. Sebagai seorang samurai yang dipekerjakan pemerintah untuk membunuh, kekuatan Shishio membuat mereka ketakutan. Karenanya, mereka pun berniat membunuh Shishio. Tubuh Shishio bahkan dibakar agar dia cepat tewas. Namun, takdir berkata lain, Shishio bertahan hidup.
Dendam, dia pun ingin menggulingkan pemerintahan Meiji dan berkuasa dengan memberlakukan prinsip Darwinisme Sosial. Dengan menggunakan keyakinan ini, Shishio menggelar kampanye melawan pemerintah Meiji. Dia merasa pemerintah itu terlalu lemah untuk memimpin negara itu dengan efektif.
4. Stain — My Hero Academia
Foto: ComicBook.com
Stain layak dihormati karena pandangannya. Menurut dia, orang-orang yang jadi pahlawan demi ketenaran dan uang tidak pantas disebut sebagai pahlawan. Baginya, hanya All Might yang pantas disebut pahlawan karena dia memang berjuang demi rakyat dan tidak peduli dengan dua hal tersebut.
Tapi, apa yang diperbuat Stain selanjutnya memang tidak bisa dibenarkan. Stain melakukan kampanye membunuh para pahlawan yang dia anggap tidak layak menyandang gelar tersebut. Dia kemudian dijuluki Pembunuh Pahlawan. Idealisme Stain bagus, tapi caranya cukup kejam.
3. Lelouch Lamperouge — Code Geass
Foto: Epicstream
Kekaisaran Suci Britannia berhasil mencaplok Jepang. Mereka kemudian menyebut wilayah itu sebagai Area 11. Setelah pencaplokan itu, rakyat Jepang tidak tinggal diam. Mereka pun memberontak. Pemberontakan ini dipimpin pangeran Britannia, Lelouch Lamperouge, yang diasingkan ayahnya ke Jepang bersama adiknya. Sebagai pemimpin pemberontak, Lelouch menggunakan nama alias Zero.
Lihat Juga :