Pecahkan Rekor Bentang Jawa 87 Jam, Ini Rahasia Dzaki

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 14:30 WIB
Mencapai titik CP1, Dzaki masih memimpin klasemen dan dibayangi lawan-lawan tangguhnya #BJcap10 dan #BJcap24. Setelah CP 1, Dzaki kurang tidur, kehujanan, kaki keriput, dan butuh long sleep. Alhasil posisi terdepan di salip oleh lawannya #BJcap10 & #BJcap24.

Jarak semakin jauh tertinggal menjadi kurang lebih 150KM dari posisinya. Di hari ke 2 tersebut, ia istirahat dan melakukan refleksi sejak awal dia start. “Saya tidak perlu mengikuti gaya gowes orang lain, jadilah diri saya sendiri, beat myself up,” tuturnya.



Pada hari ke-3, pagi-pagi Dzaki nampak fit, istirahat cukup. Ketika mau gowes tak lupa dia konsumsi Sport Gel. Dia mulai dengan semangat. Jarak dengan pimpinan 150KM tidak menjadi beban buat dia. Dia terus mengayuh pedalnya. Tak mengeluh. Terus dia gowes, dia libas tanjakan ranupane dan turunannya yang sangat extreme. Hingga akhirnya jarak dengan pimpinan hanya tersisa 2KM saja, dan akhirnya dia berhasil melibas #BJcap10 di KM 1326 sebelum finish.

Sebuah perjuangan yang luar biasa. Dia dedikasikan race dan juara tahun ini untuk almarhum ayahnya. Semangat, persisten, serta mental juara menjadi bahan bakar Dzaki untuk terus menjadi yang terbaik, tak ayal dia menamakan dirinya di IG : Dzaki_terbaik. “Karena nama Dzaki banyak, tapi saya ingin orang kenal saya sebagai Dzaki yang terbaik,” tuturnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!