Mengapa Tubuh Pendek Levi Tidak Jadi Beban di Attack on Titan?

Jum'at, 16 September 2022 - 06:13 WIB
Foto: Anime Soldier

Jelas kalau postur pendek Levi-lah yang membuatnya menjadi anggota superior Pasukan Pengintai. Perawakan kecilnya itu membuatnya bisa menggunakan perlengkapan omnidirectional mobility (ODM)-nya dengan rata-rata kesuksesan yang lebih tinggi dibanding yang lainnya. Dia juga terbang lebih cepat, berbelok lebih cepat, dan membunuh dengan lebih mudah. Levi bisa memasukkan tubuhnya ke dalam bola, bergerak dengan kecepatan yang tidak bisa dibayangkan sementara berputar untuk membantai Titan yang paling kejam.

Secuil bagian diri Levi mungkin memikirkan tinggi badannya, terutama karena dia sering dikelilingi orang yang lebih tinggi darinya. Dia sepertinya berhenti tumbuh ketika masih remaja sementara yang lain terus tumbuh menjulang. Faktor genetik atau maltnutrisi dan kurangnya sinar matahari menjadi penyebab berhentinya pertumbuhan badan Levi.

Baca Juga: 10 Karakter Pendamping Anime Ini Lebih Kuat dari Protagonis

Setelah dewasa, Levi tidak lagi peduli kalau dirinya pendek. Dia tahu dia lebih kuat dibanding orang yang berani menantangnya. Jadi, tidak ada gunanya meratapi sesuatu yang tidak bisa diubah.

Levi sangat sadar kalau dia memang mungil. Tapi, ini tidak menghentikan orang lain di Attack on Titan untuk menganggapnya serius. Bahkan, tinggi badannya ini tidak mengurangi kekuatannya yang tidak manusiawi. Tidak ada orang yang berani mengomentari ukuran Levi kalau mereka tidak ingin menerima amukannya. Mungil, berotot, dan didorong keyakinan diri serta dendam, Levi Ackerman memang kecil, tapi berbahaya.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!