10 Karakter Penjahat Anime dengan Latar Paling Tragis
Jum'at, 16 September 2022 - 09:56 WIB
Sloth direvolusi ingatan masa lalunya sendiri. Dia percaya kalau mereka membuatnya menjadi orang yang tidak lengkap. Dia pun tertekad membunuh Ed dan Al untuk membuktikan kalau dia adalah dirinya sendiri. Tapi, ketika Ed ogah--ogahan membunuhnya, dia menggunakan momen terakhirnya itu untuk memuji anak Trisha itu seperti yang akan dilakukan seorang ibu, dengan pikiran dan motifnya yang ambigu.
Foto: CharacTour
Johan sama sulitnya bagi penonton seperti dia dengan karakter lain di serial ini. Dia terlibat dalam separuh dari salah satu rivalitas antarsaudara terbaik di anime. Jelas, dia adalah orang yang kejam. Dia membunuh sejumlah orangtua angkatnya hingga memanipulasi orang lain agar bunuh diri. Orang yang berhubungan dengannya akan menderita, mati, atau keduanya.
Perpisahan traumatiknya dari saudari kembarnya sejak masih kecil dan eksperimen jahat yang dimaksudkan untuk membuatnya menjadi pemimpin sekte paling berbahaya dan efektif, ada banyak cara yang bisa dijalani Johan untuk membuatnya menjadi dirinya yang sekarang. Johan tidak pernah punya kesempatan untuk menjadi dirinya sendiri. Dan, itu menyedihkan.
Foto: Manga Thrill
Sekilas, Isabella hanyalah sejahat dan semenakutkan iblis yang menjadi majikannya. Dia membesarkan anak-anak Grace Field hanya untuk dimakan iblis. Dia akan berusaha melakukan apa pun untuk menyabotase usaha kabur, termasuk mematahkan kaki Emma yang berusia 11 tahun dengan tangan kosong.
Tapi, Isabella juga merupakan anak yang dibesarkan di Grace Field. Dia melihat teman-temannya dimakan iblis. Tak seperti protagonis serial ini, dia tidak bisa kabur dari tempat itu dan menjadi “ibu” adalah satu-satunya caranya bertahan hidup. Ketika dia tidak bisa menghentikan rencana kabur anak-anaknya, dia tidak dendam dan malah berdoa supaya mereka menemukan hidup yang lebih baik dalam kebebasan.
Foto: Medium
Sebagian besar episode serial ini bersaing untuk menjadi yang paling mengejutkan. Tapi, kandidat kuatnya adalah episode 10. Episode ini menunjukkan Homura yang pernah dikenal Madoka sebagai cewek pemalu dan manis yang memandang Madoka sebagai teladan. Menyaksikan Madoka tewas karena melawan seorang penyihir merusak Homura. Dia pun berharap agar waktu bisa berubah dan menyelamatkan nyawanya. Setelah berkali-kali berusaha, dia masih belum berhasil.
Bahkan setelah Madoka menjadi Dewa, Homura tidak bisa bahagia. Perpisahan permanen dari orang yang paling dia sayangi adalah kebalikan dari apa yang dia perjuangkan. Di film sekuelnya, Homura menjadi iblis bagi Dewa Madoka. Dia bertekad menulis ulang realitas untuk membatalkan pilihan Madoka, menekan kekuatannya dan memenjarakannya. Meski Homura berhasil di akhir film itu, ada implikasi kalau itu tidak akan bertahan lama.
Foto: Bilibili
Bahkan iblis terkuat di serial ini pun mengalami hidup yang menyedihkan sebagai manusia. Ini mendorong mereka memilih hidup sebagai iblis dan membuat Tanjiro menangis saat mereka tewas akibat penggalan pedangnya. Daki dan Gyutaro adalan anak-anak miskin yang disiksa. Mereka hanya punya satu sama lain untuk menggantungkan diri. Di diri mereka, Tanjiro melihat apa yang bisa terjadi padanya dan adiknya, Nezuko, tanpa kasih sayang keluarga mereka.
7. Johan Liebert — Monster
Foto: CharacTour
Johan sama sulitnya bagi penonton seperti dia dengan karakter lain di serial ini. Dia terlibat dalam separuh dari salah satu rivalitas antarsaudara terbaik di anime. Jelas, dia adalah orang yang kejam. Dia membunuh sejumlah orangtua angkatnya hingga memanipulasi orang lain agar bunuh diri. Orang yang berhubungan dengannya akan menderita, mati, atau keduanya.
Perpisahan traumatiknya dari saudari kembarnya sejak masih kecil dan eksperimen jahat yang dimaksudkan untuk membuatnya menjadi pemimpin sekte paling berbahaya dan efektif, ada banyak cara yang bisa dijalani Johan untuk membuatnya menjadi dirinya yang sekarang. Johan tidak pernah punya kesempatan untuk menjadi dirinya sendiri. Dan, itu menyedihkan.
6. Isabella — The Promised Neverland
Foto: Manga Thrill
Sekilas, Isabella hanyalah sejahat dan semenakutkan iblis yang menjadi majikannya. Dia membesarkan anak-anak Grace Field hanya untuk dimakan iblis. Dia akan berusaha melakukan apa pun untuk menyabotase usaha kabur, termasuk mematahkan kaki Emma yang berusia 11 tahun dengan tangan kosong.
Tapi, Isabella juga merupakan anak yang dibesarkan di Grace Field. Dia melihat teman-temannya dimakan iblis. Tak seperti protagonis serial ini, dia tidak bisa kabur dari tempat itu dan menjadi “ibu” adalah satu-satunya caranya bertahan hidup. Ketika dia tidak bisa menghentikan rencana kabur anak-anaknya, dia tidak dendam dan malah berdoa supaya mereka menemukan hidup yang lebih baik dalam kebebasan.
5. Homura Akemi — Puella Magi Madoka Magica
Foto: Medium
Sebagian besar episode serial ini bersaing untuk menjadi yang paling mengejutkan. Tapi, kandidat kuatnya adalah episode 10. Episode ini menunjukkan Homura yang pernah dikenal Madoka sebagai cewek pemalu dan manis yang memandang Madoka sebagai teladan. Menyaksikan Madoka tewas karena melawan seorang penyihir merusak Homura. Dia pun berharap agar waktu bisa berubah dan menyelamatkan nyawanya. Setelah berkali-kali berusaha, dia masih belum berhasil.
Bahkan setelah Madoka menjadi Dewa, Homura tidak bisa bahagia. Perpisahan permanen dari orang yang paling dia sayangi adalah kebalikan dari apa yang dia perjuangkan. Di film sekuelnya, Homura menjadi iblis bagi Dewa Madoka. Dia bertekad menulis ulang realitas untuk membatalkan pilihan Madoka, menekan kekuatannya dan memenjarakannya. Meski Homura berhasil di akhir film itu, ada implikasi kalau itu tidak akan bertahan lama.
4. Daki dan Gyutaro — Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba
Foto: Bilibili
Bahkan iblis terkuat di serial ini pun mengalami hidup yang menyedihkan sebagai manusia. Ini mendorong mereka memilih hidup sebagai iblis dan membuat Tanjiro menangis saat mereka tewas akibat penggalan pedangnya. Daki dan Gyutaro adalan anak-anak miskin yang disiksa. Mereka hanya punya satu sama lain untuk menggantungkan diri. Di diri mereka, Tanjiro melihat apa yang bisa terjadi padanya dan adiknya, Nezuko, tanpa kasih sayang keluarga mereka.
Lihat Juga :