10 Karakter Anime Paling Kebapakan, tapi Bukan Bapak-Bapak

Selasa, 27 September 2022 - 08:08 WIB
Di sepanjang serial ini, Draken tidak hanya mengawasi Mikey seperti bapak yang overprotektif. Tapi, Draken juga terlihat mengatur gaya rambut Mikey dan menggendongnya ketika dia tidur. Draken bahkan mengeluarkan bendera darurat dari kantongnya sehingga Mikey bisa menikmati menu makanan anak-anaknya. Draken jelas adalah anggota geng yang paling punya naluri sebagai orangtua.

3. Naofumi Iwatani — The Rising of the Shield Hero



Foto: Otakukart

Terlepas dari mukanya yang masa, Naofumi tampil lebih sebagai sosok ayah bagi anggota grupnya. Awalnya, setidaknya, dia tidak tahu bagaimana memandang Raphtalia selain seperti anaknya sendiri. Ketika Filo berubah, dia tetap memandangnya dengan cara yang sama.

Bahkan, pada akhirnya Melty meneladani Naofumi, berkat kejahatan kakaknya. Di sepanjang waktu, Naofumi berusaha mengajari Raphtalia dan Filo tentang bagaimana bertahan hidup sendiri. Ini seperti yang dilakukan seorang ayah yang baik kepada anak-anaknya karena Naofumi masih ingin pulang ke dunianya.

2. Leorio — Hunter x Hunter



Foto: ComicBook.com

Leorio mungkin baru berusia 19 tahun. Tapi, kapan pun itu melibatkan anggota keluarga barunya—Gon, Killua, dan Kurapika—naluri kebapakannya yang sangat mengakar mengesampingkan semuanya. Tidak ada penggemar yang bisa melupakan adegan ketika Leorio menangis dan meninggalkan semuanya demi mengambil Gon.

Leorio melompat turun dari panggung. Dia lari tunggang langgang sampai tidak bisa memahami pemandangan di depannya sampai bocah itu aman dan selamat di tangannya. Momen ketika mereka bertabrakan, Leorio mencengkeram Gon seumur hidup. Fandom serial ini pun sepakat kalau Leorio adalah ayah Gon yang sebenarnya.

Baca Juga: 10 Karakter Cowok Anime Paling Imut dengan Kekuatan Berbahaya

1. Whitebeard — One Piece



Foto: ComicBook.com

Tidak punya anak tidak berarti tidak punya sifat kebapakan. Inilah yang terjadi pada Whitebeard. Sepanjang hidupnya, dia hanya menginginkan keluarga. Setelah punya kru sendiri, dia memperlakukan mereka semua seperti anaknya sendiri.

Whitebeard tidak segan maju menghadapi Marinir yang mengancam membunuh Ace. Dia pun membawa seluruh pasukannya demi membebaskan “anaknya” itu. Rasa sayang Whitebeard terhadap keluarganya tidak bersyarat dan karenanya, keluarganya pun siap mati untuknya. Whitebeard bahkan memeluk dan memaafkan Squard yang menikamnya.
(alv)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!