Perusaahan Kecantikan Bakal Hilangkan Penggunaan Kata-Kata Ini

Minggu, 05 Juli 2020 - 03:33 WIB
Pengumuman L'Oreal ini mengikuti langkah-langkah yang dilakukan perusahaan perawatan pribadi lainnya untuk memikirkan bagaimana produk kulit atau kemampuan mencerahkan dipasarkan, dan apakah mereka harus dijual atau tidak.

(Baca juga: Kulit Sekitar Mata pun Perlu Dirawat, Ini Rahasianya! )

Sebelumnya, sebagai contoh, Johnson & Johnson pada Juni mengumumkan bahwa mereka menghentikan dua lini produk yang dapat digunakan untuk tujuan mencerahkan kulit yakni Neutrogena Fine Fairness, yang dijual di Asia dan Timur Tengah, serta Clear & Clear's Fairness, yang dijual di India.

"Percakapan selama beberapa minggu terakhir menggarisbawahi bahwa beberapa nama produk atau klaim pada produk peredam bintik hitam kami mewakili keadilan atau putih lebih baik daripada warna kulit unik Anda sendiri," kata Johnson & Johnson dalam sebuah pernyataan. "Ini bukan tujuan kami, kulit yang sehat adalah kulit yang indah," lanjutnya.

Selain itu, Unilever yang memiliki Dove, Suave, St. Ives, Vaseline, serta di antara ratusan merek rumah tangga lainnya mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan menghapus kata-kata yang menunjukkan pencerah kulit dari produk-produknya. "Evolusi ke visi kecantikan yang lebih inklusif yang merayakan dan merawat semua warna kulit, dan tidak lagi menggunakan kata putih, cerah, akan menjadi kebijakan bagi semua produk Unilever's Beauty & Personal Care," bunyi pernyataan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!