FFWI Tegas Menolak Pelaku Kekerasan Terlibat dalam Industri Film
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 15:29 WIB
"Kami tegas menolak kekerasan, pelecehan seksual dan yang semacam itu dalam industri perfilman Indonesia. Ini sikap dasar FFWI," ungkap Wina di Gedung Dewan Pers Jakarta, Jumat, (7/10/2022).
Meskipun begitu, pakar hukum dan etika pers ini menjelaskan, sebaliknya jika pihak yang tidak ikut serta dalam tindakan semacam itu harus diperlakukan dengan adil.
Sebuah film, kata Wina Armada, merupakan hasil kerja kolektif. "Jangan hanya karena perilaku seseorang, yang lain yang tidak bersalah ikut mendapat sanksi juga," lanjutnya.
Dengan sikap tersebut, salah satu Staf Panitia FFWI, Tertiani ZB Simanjuntak, mengemukan bahwa FFWI ingin menyampaikan pesan kepada industri perfilman, di masa depan, industri perfilman jangan memakai kembali orang-orang yang melakukan kekerasan dan perundungan seksual.
"Ini pelajaran berharga buat kita semua. Mereka tidak membangun industri film tapi malah merusaknya," ujarnya.
Meskipun begitu, pakar hukum dan etika pers ini menjelaskan, sebaliknya jika pihak yang tidak ikut serta dalam tindakan semacam itu harus diperlakukan dengan adil.
Sebuah film, kata Wina Armada, merupakan hasil kerja kolektif. "Jangan hanya karena perilaku seseorang, yang lain yang tidak bersalah ikut mendapat sanksi juga," lanjutnya.
Dengan sikap tersebut, salah satu Staf Panitia FFWI, Tertiani ZB Simanjuntak, mengemukan bahwa FFWI ingin menyampaikan pesan kepada industri perfilman, di masa depan, industri perfilman jangan memakai kembali orang-orang yang melakukan kekerasan dan perundungan seksual.
"Ini pelajaran berharga buat kita semua. Mereka tidak membangun industri film tapi malah merusaknya," ujarnya.
Lihat Juga :