Semangat Satu Rasa, Rasanya Indonesia Menggelora di FJB 2022
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 16:06 WIB
“FJB merupakan katalisator untuk memulai komitmen bersama dalam melestarikan kuliner Indonesia," ujar Amaryllis atau akrab dipanggil Lilis saat pembukaan FJB 2022 di Jakarta, Jumat (28/10/2022).
Lilis menambahkan, tahun ini FJB mengangkat tema Kenali Rasanya Indonesia yang dianggap selaras dengan makna peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kita tahu, isi Sumpah Pemuda yang digelorakan pada 28 Oktober 1928 berisi tiga hal penting, yaitu satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. Secara kreatif, komitmen persatuan itu pun diadopsi oleh Bango dengan menggaungkan simbol semangat Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Rasa, Rasanya Indonesia.
"Semangat Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Rasa, Rasanya Indonesia juga menyatukan seluruh masyarakat untuk mengenali, merayakan, dan melestarikan aneka kelezatan kuliner Nusantara,” ungkap Lilis.
Salah satu implementasi dari semangat tersebut adalah dibuatnya satu gerakan oleh Bango bertajuk #PejuangRasanyaIndonesia. Gerakan ini merupakan inisiatif untuk membangkitkan keingintahuan, kebanggaan, serta rasa memiliki masyarakat terhadap keanekaragaman kuliner khas Ibu Pertiwi. Dengan begitu, masyarakat pun dapat ikut berperan dalam melestarikan masakan Indonesia.
Baca Juga: "Bango Pangan Lestari" Bantu Jaga Kesejahteraan Petani di Tengah Pandemi
Sejak September 2022, Bango menggelar aktivasi digital secara masif yang menggerakkan seluruh #PejuangRasanyaIndonesia untuk mengeksplorasi dan saling berbagi pengetahuan tentang kekayaan kuliner Nusantara. Gerakan ini diawali dengan tayangan podcast yang menghadirkan selebriti Raditya Dika dan pakar kuliner William Wongso. Diskusi tersebut telah memicu urgensi pengenalan kekayaan kuliner Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda yang bakal meneruskan upaya-upaya pelestarian makanan khas negeri ini.
Lilis menambahkan, tahun ini FJB mengangkat tema Kenali Rasanya Indonesia yang dianggap selaras dengan makna peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kita tahu, isi Sumpah Pemuda yang digelorakan pada 28 Oktober 1928 berisi tiga hal penting, yaitu satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. Secara kreatif, komitmen persatuan itu pun diadopsi oleh Bango dengan menggaungkan simbol semangat Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Rasa, Rasanya Indonesia.
"Semangat Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Rasa, Rasanya Indonesia juga menyatukan seluruh masyarakat untuk mengenali, merayakan, dan melestarikan aneka kelezatan kuliner Nusantara,” ungkap Lilis.
Salah satu implementasi dari semangat tersebut adalah dibuatnya satu gerakan oleh Bango bertajuk #PejuangRasanyaIndonesia. Gerakan ini merupakan inisiatif untuk membangkitkan keingintahuan, kebanggaan, serta rasa memiliki masyarakat terhadap keanekaragaman kuliner khas Ibu Pertiwi. Dengan begitu, masyarakat pun dapat ikut berperan dalam melestarikan masakan Indonesia.
Baca Juga: "Bango Pangan Lestari" Bantu Jaga Kesejahteraan Petani di Tengah Pandemi
Sejak September 2022, Bango menggelar aktivasi digital secara masif yang menggerakkan seluruh #PejuangRasanyaIndonesia untuk mengeksplorasi dan saling berbagi pengetahuan tentang kekayaan kuliner Nusantara. Gerakan ini diawali dengan tayangan podcast yang menghadirkan selebriti Raditya Dika dan pakar kuliner William Wongso. Diskusi tersebut telah memicu urgensi pengenalan kekayaan kuliner Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda yang bakal meneruskan upaya-upaya pelestarian makanan khas negeri ini.
Lihat Juga :