3 Area Tubuh yang Kram saat Terkena Kolesterol Tinggi, Salah Satunya di Betis
Kamis, 03 November 2022 - 06:30 WIB
Baca Juga: Gejala Kolesterol Tinggi, Kram di 5 Area Tubuh Ini Jangan Diabaikan
Dilansir dari Times of India, Kamis (3/11/2022), The American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa gejala paling umum dar PAD adalah kram otot yang menyakitkan di pinggul, paha atau betis saat berjalan, menaiki tangga atau berolahraga.
"Rasa sakit PAD sering hilang ketika Anda berhenti berolahraga, meskipun ini mungkin memakan waktu beberapa menit. Otot yang bekerja membutuhkan lebih banyak aliran darah. Otot yang beristirahat dapat bertahan dengan lebih sedikit," kata AHA.
Selain kram di pinggul, paha dan betis, PAD juga memiliki beberapa gejala umum lainnya yang harus diketahui. Di antaranya mati rasa atau kelemahan pada kaki, luka di jari kaki, kaki atau tungkai, yang sepertinya tidak sembuh-sembuh.
Perubahan warna kaki, rambut rontok, gangguan pertumbuhan rambut dan kuku kaki, lemah atau tidak ada denyut nadi di tungkai dan kaki, pria mengalami disfungsi ereksi dan sakit dan kram di lengan.
Dilansir dari Times of India, Kamis (3/11/2022), The American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa gejala paling umum dar PAD adalah kram otot yang menyakitkan di pinggul, paha atau betis saat berjalan, menaiki tangga atau berolahraga.
"Rasa sakit PAD sering hilang ketika Anda berhenti berolahraga, meskipun ini mungkin memakan waktu beberapa menit. Otot yang bekerja membutuhkan lebih banyak aliran darah. Otot yang beristirahat dapat bertahan dengan lebih sedikit," kata AHA.
Selain kram di pinggul, paha dan betis, PAD juga memiliki beberapa gejala umum lainnya yang harus diketahui. Di antaranya mati rasa atau kelemahan pada kaki, luka di jari kaki, kaki atau tungkai, yang sepertinya tidak sembuh-sembuh.
Perubahan warna kaki, rambut rontok, gangguan pertumbuhan rambut dan kuku kaki, lemah atau tidak ada denyut nadi di tungkai dan kaki, pria mengalami disfungsi ereksi dan sakit dan kram di lengan.
Lihat Juga :