Usung Konsep Pecinan, Food Court Gajah Mada Hadirkan Pilihan Makanan Lebih Beragam
Rabu, 02 November 2022 - 10:30 WIB
Untuk melengkapi kesan kampung pecinan, pada New Food Court ini juga menggunakan furniture kayu yang memiliki model dan warna khas Tionghoa. Pada sudut dinding di area New Food Court ditampilkan lukisan yang menggambarkan sejarah kampung cina di Jakarta khususnya dan juga Indonesia pada umumnya.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno: Eksplorasi Kekayaan Kuliner Indonesia Harus Terus Dilakukan
Deretan makanan yang siap hadir di New Food Court ini di antaranya adalah Udon Man, Cat Wok Kitchen, Penyetan Cok, Cireng Corner, Gulu-Gulu, Lee Loo Siomay, O’Crepes, Shake Shake, Taucy, Dum-Dum Thai Tea, Teh Kotjok, Hop-Hop, dan pilihan jenis makanan atau minuman lainnya.
Grand opening New Food Court ditandai dengan pengguntingan pita oleh CEO Lippo Malls Indonesia Henry Riady, CMO Lippo Malls Indonesia Mr. Danny Crayton dan didampingi Mall Director dari Gajah Mada Plaza Pahala Situmeang.
“Konsep pecinan kita ambil menjadi konsep food court Gajah Mada Plaza karena lokasi mal kami di area pusat kota Jakarta yang terkenal juga sebagai kawasan pecinan terbesar di DKI Jakarta yang menghadirkan akulturasi yang harmonis dengan budaya lokal, yang merupakan bagian sejarah pertumbuhan kota Jakarta, karena dikenal juga sebagai Kota Tua Jakarta," kata Pahala.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno: Eksplorasi Kekayaan Kuliner Indonesia Harus Terus Dilakukan
Deretan makanan yang siap hadir di New Food Court ini di antaranya adalah Udon Man, Cat Wok Kitchen, Penyetan Cok, Cireng Corner, Gulu-Gulu, Lee Loo Siomay, O’Crepes, Shake Shake, Taucy, Dum-Dum Thai Tea, Teh Kotjok, Hop-Hop, dan pilihan jenis makanan atau minuman lainnya.
Grand opening New Food Court ditandai dengan pengguntingan pita oleh CEO Lippo Malls Indonesia Henry Riady, CMO Lippo Malls Indonesia Mr. Danny Crayton dan didampingi Mall Director dari Gajah Mada Plaza Pahala Situmeang.
“Konsep pecinan kita ambil menjadi konsep food court Gajah Mada Plaza karena lokasi mal kami di area pusat kota Jakarta yang terkenal juga sebagai kawasan pecinan terbesar di DKI Jakarta yang menghadirkan akulturasi yang harmonis dengan budaya lokal, yang merupakan bagian sejarah pertumbuhan kota Jakarta, karena dikenal juga sebagai Kota Tua Jakarta," kata Pahala.
Lihat Juga :