The Lord of the Rings Diizinkan Syuting di Selandia Baru
Selasa, 07 Juli 2020 - 23:30 WIB
Serial The Lord of the Rings direncanakan membawa 93 kru dan 20 anggota keluarga mereka. Termasuk bintang Robert Aramayo, Owain Arthur, dan Nazanin Boniadi. Foto/New Line Cinema
JAKARTA - Kru serial TV The Lord of the Rings dan serial animasi Jepang di Netflix, Cowboy Bepop, telah diberi izin untuk memasuki Selandia Baru guna memulai maupun melanjutkan produksi, bersama dengan lima proyek film lain.
Menurut portal berita Stuff, Kementerian Bisnis, Inovasi, dan Ketenagakerjaan (MBIE) Selandia Baru sudah menyatakan bahwa kru internasional untuk tujuh proyek film diizinkan memasuki negara mereka di tengah pandemi COVID-19.
Selain sekuel Avatar yang sudah lama ditunggu serta film Jane Campion The Power of the Dog yang telah diizinkan syuting di negara tetangga Australia itu, kru The Lord of the Rings, Cowboy Bepop, Power Rangers Beast Morphers, The Greatest Beer Run Ever, dan Sweet Tooth juga mulai berdatangan. (Baca Juga: Bintangi Flower of Evil, Lee Joon Gi Tak Sabar Bertemu Fans )
Sebanyak 206 anggota dan kru serta 35 anggota keluarga mereka bakal diizinkan masuk ke Selandia Baru selama enam bulan. Ketika membuat keputusan, MBIE mengatakan bahwa dengan membiarkan produksi film masuk ke negara tersebut, artinya bakal menciptakan 3.000 lapangan pekerjaan sekaligus menambah pemasukan sebesar USD400 juta.
Menurut portal berita Stuff, Kementerian Bisnis, Inovasi, dan Ketenagakerjaan (MBIE) Selandia Baru sudah menyatakan bahwa kru internasional untuk tujuh proyek film diizinkan memasuki negara mereka di tengah pandemi COVID-19.
Selain sekuel Avatar yang sudah lama ditunggu serta film Jane Campion The Power of the Dog yang telah diizinkan syuting di negara tetangga Australia itu, kru The Lord of the Rings, Cowboy Bepop, Power Rangers Beast Morphers, The Greatest Beer Run Ever, dan Sweet Tooth juga mulai berdatangan. (Baca Juga: Bintangi Flower of Evil, Lee Joon Gi Tak Sabar Bertemu Fans )
Sebanyak 206 anggota dan kru serta 35 anggota keluarga mereka bakal diizinkan masuk ke Selandia Baru selama enam bulan. Ketika membuat keputusan, MBIE mengatakan bahwa dengan membiarkan produksi film masuk ke negara tersebut, artinya bakal menciptakan 3.000 lapangan pekerjaan sekaligus menambah pemasukan sebesar USD400 juta.
Lihat Juga :