10 Anime Ini Membangun Standar untuk Serial Dewasa
Minggu, 06 November 2022 - 22:36 WIB
Di Hellsing Ultimate, Alucard adalah karakter utama overpowered yang menghancurkan musuhnya. Artinya, semuanya adalah kekerasan dan kekacauan klasik dijamin terjadi di hampir semua adegan pertarungannya. Ada anime seinen yang lebih baik, tapi, Hellsing Ultimate benar-benar membantu mengkodifikasikan kiasan dewasa di demografi ini.
Foto: The Cinemaholic
Sementara Parasyte: The Maxim baru dirilis pada 2014, adatasi manga itu debut pada 1988. Anime itu kemudian dilabeli sebagai anime klasik. Parasyte membangun standar bagi banyak kiasan seinen, dari protagonis biasanya yang menjdai pahlawan ogah-ogahan hingga gore dan kekerasan mengerikan yang tercipta.
Shinichi Izumi terjebak di tengah perang antara umat manusia dan alien parasit ketika tangannya menjadi inang salah satu makhluk itu yang dia beri nama Migi. Madhouse menghidupkan berbagai kiasan seinen di anime ini, termasuk horor psikologis dan gore yang mengejutkan. Ini membuat penonton terus deg-degan.
Foto: ComicBook.com
Tokyo Ghoul awalnya tayang pada 2014 tapi terasa kalau sudah ada agak lebih lama. Popularitasnya masih bertahan sampai hari ini, meskipun anime ini memecah audiens karena kualitasnya. Banyak yang merasa kalau landasan sudah ada di sana. Tapi, anime-nya tidak mengadaptasi manga-nya dengan layak.
Tapi, Tokyo Ghoul masih melakukan banyak untuk anime seinen, seperti memamerkan dunia yang suram, horor psikologis, dan banyak kekerasan gore. Tokyo Ghoul mengandalkan kiasan dan klisennya. Fakta kalau ke-edgy-annya masih mendapatkan pengikut sudah bisa berbicara untuk dirinya sendiri. Anime seinen baru bisa menggunakan horor suram Tokyo Ghoul sebagai panduan dalam penceritaan yang menakutkan dan menegangkan.
Foto: Matt Doyle Media
Sebagai anime thriller kriminal, Black Lagoon masih menjadi salah satu yang terbaik. Dirilis pada 2006, Black Lagoon dihidupkan Madhouse dan menjadi masterpiece padat aksi. Anime ini mengisahkan satu tim tentara bayaran yang mengaburkan garis antara kebaikan dan kejahatan.
Anime tidak selalu semudah kebaikan melawan kejahatan. Jadi, mengeksplorasi antihero dan karakter yang lebih kompleks bisa menguntungkan kalau dilakukan dengan tepat. Ambiguitas moral dan aksi yang menarik Black Lagoon memperlihatkan kalau anime seinen bisa punya lebih banyak substansi ketimbang sekadar pembunuhan tanpa otak dan mengeksplorasi pilihan rumit ini juga bisa menarik demografi targetnya.
Foto: Twitter
Erased adalah anime seinen lain yang dirilis kurang dari 10 tahun lalu tapi terasa seperti sudah lama ada. Thriller misteri yang dirilis pada 2016 itu adalah serial 12 episode dengan intensitas tinggi di saat Satoru Fujinuma menemukan dirinya melakukan perjalanan menjelajah waktu berkat fenomena bernama Revival. Itu memberinya peluang untuk menyelamatkan nyawa yang sudah hilang.
7. Parasyte: The Maxim
Foto: The Cinemaholic
Sementara Parasyte: The Maxim baru dirilis pada 2014, adatasi manga itu debut pada 1988. Anime itu kemudian dilabeli sebagai anime klasik. Parasyte membangun standar bagi banyak kiasan seinen, dari protagonis biasanya yang menjdai pahlawan ogah-ogahan hingga gore dan kekerasan mengerikan yang tercipta.
Shinichi Izumi terjebak di tengah perang antara umat manusia dan alien parasit ketika tangannya menjadi inang salah satu makhluk itu yang dia beri nama Migi. Madhouse menghidupkan berbagai kiasan seinen di anime ini, termasuk horor psikologis dan gore yang mengejutkan. Ini membuat penonton terus deg-degan.
6. Tokyo Ghoul
Foto: ComicBook.com
Tokyo Ghoul awalnya tayang pada 2014 tapi terasa kalau sudah ada agak lebih lama. Popularitasnya masih bertahan sampai hari ini, meskipun anime ini memecah audiens karena kualitasnya. Banyak yang merasa kalau landasan sudah ada di sana. Tapi, anime-nya tidak mengadaptasi manga-nya dengan layak.
Tapi, Tokyo Ghoul masih melakukan banyak untuk anime seinen, seperti memamerkan dunia yang suram, horor psikologis, dan banyak kekerasan gore. Tokyo Ghoul mengandalkan kiasan dan klisennya. Fakta kalau ke-edgy-annya masih mendapatkan pengikut sudah bisa berbicara untuk dirinya sendiri. Anime seinen baru bisa menggunakan horor suram Tokyo Ghoul sebagai panduan dalam penceritaan yang menakutkan dan menegangkan.
5. Black Lagoon
Foto: Matt Doyle Media
Sebagai anime thriller kriminal, Black Lagoon masih menjadi salah satu yang terbaik. Dirilis pada 2006, Black Lagoon dihidupkan Madhouse dan menjadi masterpiece padat aksi. Anime ini mengisahkan satu tim tentara bayaran yang mengaburkan garis antara kebaikan dan kejahatan.
Anime tidak selalu semudah kebaikan melawan kejahatan. Jadi, mengeksplorasi antihero dan karakter yang lebih kompleks bisa menguntungkan kalau dilakukan dengan tepat. Ambiguitas moral dan aksi yang menarik Black Lagoon memperlihatkan kalau anime seinen bisa punya lebih banyak substansi ketimbang sekadar pembunuhan tanpa otak dan mengeksplorasi pilihan rumit ini juga bisa menarik demografi targetnya.
4. Erased
Foto: Twitter
Erased adalah anime seinen lain yang dirilis kurang dari 10 tahun lalu tapi terasa seperti sudah lama ada. Thriller misteri yang dirilis pada 2016 itu adalah serial 12 episode dengan intensitas tinggi di saat Satoru Fujinuma menemukan dirinya melakukan perjalanan menjelajah waktu berkat fenomena bernama Revival. Itu memberinya peluang untuk menyelamatkan nyawa yang sudah hilang.
Lihat Juga :