Sederet Band Besar AS Berutang karena Tak Bisa Gelar Konser

Rabu, 08 Juli 2020 - 08:30 WIB
Informasi dari SBA ini menunjukkan betapa tergantungnya industri musik pada kegiatan konser fisik. Meskipun para musisi itu masih bisa melakukan pertunjukan virtual demi bertahan di tengah bisnis yang sedang lesu, namun konser fisik tetap menjadi pemasukan terbesar mereka tiap tahun selama satu dekade terakhir.

Laman Variety menulis, bantuan yang diterima para musisi tadi sebetulnya jauh lebih kecil dibandingan pelaku dunia hiburan lain. Sebut saja Kanye West , yang diketahui sudah mendapat bantuan dari PPP untuk keberlangsungan bisnis fashion-nya yang bernama Yeezy, STX Entertainment, New Regency, dan Laemmle Theatres. STX dan Yeezy dilaporkan menerima USD2 juta-USD5 juta sehingga bisa mempertahankan setidaknya 100 dan 106 tenaga kerja. Sementara New Regency menerima bantuan antara USD1 juta-USD2 juta dan berhasil menyelamatkan 50 tenaga kerja. (Baca Juga: Berawal dari Grup WA, SROM Sukses Lahirkan Album Kompilasi Band Cadas )

Di sisi lain, ternyata tidak semua perusahaan hiburan yang mengajukan pinjaman dari PPP disetujui untuk mendapatkan bantuan. Di antara yang gagal dibantu itu adalah Ithaca Holdings yang menaungi SB Projects, manajemen artis yang menangani Ariana Grande, Justin Bieber, dan Demi Lovato.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!