Yuk Kenalan Sama Diri Sendiri Lewat Konten Media Sosial ala Marcella

Senin, 05 Desember 2022 - 10:48 WIB
“Aku mulai dari hal yang gampang dulu. Aku buat dari kata-kata dulu teks di video. Terus pelan-pelan aku munculin voice over aku, lama-lama insecurity aku tentang suara aku hilang. Setelah itu baru aku munculin muka aku. Jadi prosesnya bertahap banget, pelan-pelan," ujar Cella.

Melalui deskripsi di akun instagramnya Cella menyebut dirinya sebagai “Teman Introvert Kamu”. Memiliki kepribadian introvert yang biasa dipersepsikan sebagai orang yang lebih tertutup justru membuat Cella membuka dirinya dengan menjadi konten kreator di sosial media.

Jika selama ini persepsi introvert dan ekstrovert hanya berkutat sebagai label kepribadian, Cella menilai introvert dan ekstrovert sebagai sebuah spektrum. Tidak ada yang murni introvert atau sepenuhnya ekstrovert. Keduanya ditentukan dari bagaimana seseorang berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Pembahasan mengenai tipe kepribadian ini memang mendapat tempat tersendiri bagi ratusan ribu pengikut akun @cellaish. Terlebih ketika Cella membahas mengenai tipe kepribadian berdasarkan MBTI (Myers-Briggs Type Indicator). Sejumlah tipe kepribadian MBTI kerap ia ulas, termasuk INTJ yang menjadi tipe kepribadian Cella. Tak disangka, pembahasan mengenai MBTI menjadi salah satu konten yang mampu mendongkrak ketertarikan warganet pada akun @cellaish.

Menurutnya melalui MBTI, seseorang bisa lebih mengenali dirinya sendiri, termasuk memahami orang lain yang berdampak pada cara kita berinteraksi dengan orang yang ada di sekitar kita.

Seiring dengan berkembangnya pengikut di media sosial, Cella pun mulai membangun komunitas kecil bernama Introvrend. Wadah ini Cella buat untuk membangun komunitas yang saling mendukung, layaknya sebuah support system. Komunitas ini pun telah memiliki anggota hingga mencapai ratusan orang.

Dengan total pengikut puluhan ribu orang di sosial media, dan anggota komunitas yang mencapai ratusan orang, Cella harus melalui sejumlah tantangan untuk bisa sampai di titik ini. Ia harus membagi waktu dengan pekerjaan utamanya sebagai seorang arsitek, sambil terus konsisten membuat konten. Belum lagi menjaga relevansi konten di tengah persaingan dengan konten kreator lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!