9 Fakta Karen’s Diner Restoran Viral yang Baru Buka di Jakarta, Salah Satunya Marah-Marah Cuma Setingan
Senin, 19 Desember 2022 - 18:31 WIB
Terlebih, Anda harus menikmatinya dengan ocehan-ocehan berisik para pelayan yang memaki Anda. Belum lagi, suasana panas dan pengap yang membuat Anda semakin tak betah untuk berlama-lama makan. Satu tips mungkin bisa meringankan penderitaan Anda selama menyantap makanan disana, pakai earphone!
Baca Juga: Pelayan Karen's Diner Jakarta Dinilai Body Shaming, Netizen Sebut Tak Sesuai Adab dan Sopan Santun
7. Konsep Marah-Marah Setingan sebagai Bentuk Hiburan
Seperti disebutkan sebelumnya, sama seperti yang ada di Australia, konsep tidak ramah pelayan Karen’s Diner di Jakarta sebenarnya merupakan bentuk hiburan semata. Bahkan, tidak semua pelayan Karen’s Diner bisa total marah-marah. Hal ini tak jarang membuat mereka mendapat cibiran dari netizen yang menilai mereka kurang galak.
“Aku tuh sebenernya nggak bisa galak-galak gini, apalagi di depan cewek cantik,” ujar salah satu pelayan pria di Karen’s Diner.
8. Pelayan Dilarang Berkata Kasar, Body Shaming, dan Lakukan Kekerasan
Marketing Manager Karen’s Diner Jakarta Billy Oscar kembali memastikan bahwa aksi viral pelayan yang dinilai melakukan body shaming kepada pelanggan sebelumnya adalah setingan.
Ia juga menyebut, aksi pelayan tersebut dilakukan karena pelanggan terlebih dulu melontarkan kalimat body shaming.
“Itu sebenarnya setingan. Kemarin bisa seperti itu karena pelanggannya duluan yang body shaming, dia ngatain pelayan kami duluan,” ujarnya.
“Yang pasti, kami punya aturan, nggak boleh body shaming, kata-kata kasar (anjing, monyet, dan sebagainya),” tambah Billy.
9. Akan Ada Aturan untuk para Pelanggan
Untuk mencegah keribuan antara pelayan dengan pelanggan, pihak Karen’s Diner Jakarta akan membuat aturan tertulis untuk pelanggan yang akan ditempel di setiap dinding restoran. Tujuannya agar para pelanggan memahami bahwa konsep pelayanan tidak ramah Karen’s Diner merupakan bentuk hiburan, dan tidak untuk dijadikan bahan adu mulut atau perdebatan yang berujung pada perkelahian.
Baca Juga: Pelayan Karen's Diner Jakarta Dinilai Body Shaming, Netizen Sebut Tak Sesuai Adab dan Sopan Santun
7. Konsep Marah-Marah Setingan sebagai Bentuk Hiburan
Seperti disebutkan sebelumnya, sama seperti yang ada di Australia, konsep tidak ramah pelayan Karen’s Diner di Jakarta sebenarnya merupakan bentuk hiburan semata. Bahkan, tidak semua pelayan Karen’s Diner bisa total marah-marah. Hal ini tak jarang membuat mereka mendapat cibiran dari netizen yang menilai mereka kurang galak.
“Aku tuh sebenernya nggak bisa galak-galak gini, apalagi di depan cewek cantik,” ujar salah satu pelayan pria di Karen’s Diner.
8. Pelayan Dilarang Berkata Kasar, Body Shaming, dan Lakukan Kekerasan
Marketing Manager Karen’s Diner Jakarta Billy Oscar kembali memastikan bahwa aksi viral pelayan yang dinilai melakukan body shaming kepada pelanggan sebelumnya adalah setingan.
Ia juga menyebut, aksi pelayan tersebut dilakukan karena pelanggan terlebih dulu melontarkan kalimat body shaming.
“Itu sebenarnya setingan. Kemarin bisa seperti itu karena pelanggannya duluan yang body shaming, dia ngatain pelayan kami duluan,” ujarnya.
“Yang pasti, kami punya aturan, nggak boleh body shaming, kata-kata kasar (anjing, monyet, dan sebagainya),” tambah Billy.
9. Akan Ada Aturan untuk para Pelanggan
Untuk mencegah keribuan antara pelayan dengan pelanggan, pihak Karen’s Diner Jakarta akan membuat aturan tertulis untuk pelanggan yang akan ditempel di setiap dinding restoran. Tujuannya agar para pelanggan memahami bahwa konsep pelayanan tidak ramah Karen’s Diner merupakan bentuk hiburan, dan tidak untuk dijadikan bahan adu mulut atau perdebatan yang berujung pada perkelahian.
(tsa)
Lihat Juga :