Justin Bieber Mau Jual Hak Musiknya Rp3,12 Triliun, Ini Alasannya
Sabtu, 24 Desember 2022 - 05:50 WIB
Justin Bieber mendekati kesepakatan untuk menjual hak musiknya ke Hipgnosis Songs Capital yang didukung Blackstone seharga sekitar USD200 juta atau sekitar Rp3,12 triliun.
JAKARTA - Justin Bieber dikabarkan mendekati kesepakatan untuk menjual hak musiknya ke Hipgnosis Songs Capital yang didukung Blackstone seharga sekitar USD200 juta atau sekitar Rp3,12 triliun.
Seperti dilansir dari Variety, Jumat (23/12/2022), kabar yang telah dirumorkan ini pertama kali dilaporkan oleh Hits dan Wall Street Journal.
Kesepakatan itu, yang menurut sumber belum selesai, termasuk bagian Bieber dari penerbitan dan rekaman katalog musiknya, yang akan terus dikelola dan dimiliki masing-masing oleh Universal bahkan jika kesepakatan itu ditutup.
Berita itu datang pada saat yang sulit bagi penyanyi itu, hanya beberapa minggu setelah dia menunda tanggal yang tersisa dalam tur "Justice" hingga waktu yang tidak ditentukan "Tahun Depan".
Baca Juga: Justin Bieber Masuk Penjara, Ada Apa?
Tur yang awalnya dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2020 ini telah ditunda beberapa kali, awalnya karena pandemi, tetapi yang terakhir setelah dia menderita sindrom Ramsay Hunt, virus langka yang dalam kasusnya menyebabkan kelumpuhan wajah.
Seperti dilansir dari Variety, Jumat (23/12/2022), kabar yang telah dirumorkan ini pertama kali dilaporkan oleh Hits dan Wall Street Journal.
Kesepakatan itu, yang menurut sumber belum selesai, termasuk bagian Bieber dari penerbitan dan rekaman katalog musiknya, yang akan terus dikelola dan dimiliki masing-masing oleh Universal bahkan jika kesepakatan itu ditutup.
Berita itu datang pada saat yang sulit bagi penyanyi itu, hanya beberapa minggu setelah dia menunda tanggal yang tersisa dalam tur "Justice" hingga waktu yang tidak ditentukan "Tahun Depan".
Baca Juga: Justin Bieber Masuk Penjara, Ada Apa?
Tur yang awalnya dijadwalkan diluncurkan pada tahun 2020 ini telah ditunda beberapa kali, awalnya karena pandemi, tetapi yang terakhir setelah dia menderita sindrom Ramsay Hunt, virus langka yang dalam kasusnya menyebabkan kelumpuhan wajah.
Lihat Juga :