10 Film Paling Rugi Besar di Box Office Selama 2022

Minggu, 01 Januari 2023 - 10:10 WIB
Morbius, yang awalnya dijadwalkan tayang pada 1 April, punya dana USD83 juta (Rp1,28 triliun). Film itu berakhir dengan meraup USD167,5 juta. Tapi, dengan berkali-kali dirilis dan ulasan jelek, Morbius dianggap menjadi kerugian besar bagi Sony.

7. The Unbearable — USD29,1 Juta (Rp452 Miliar)



Foto: IMDb

Nicholas Cage kembali ke akting pada 2022 lewat The Unbearable Weight of Massive Talent. Di film itu, Nicholas memerankan dirinya sendiri yang menyamar untuk CIA dengan seorang penggemar yang berbahaya. Sementara The Unbearable Weight mendapatkan ulasan yang layak dan sepertinya memperlihatkan chemistry bagus antara Nicholas dan Pedro Pascal, film ini jeblok.

The Unbearable Weight memakan biaya produksi sekitar USD30 juta (Rp466 miliar) dan sangat mendekati breaking even. Tapi, film ini jadi mengecewakan setelah hanya meraup USD29,1 juta selama tayang di bioskop. Meski Nicholas disukai, The Unbearable Weight tidak menghidupkan ekspektasi.

6. The Northman — USD69,6 Juta (Rp1 Triliun)



Foto: Daily Trojan

Robert Eggers sudah sukses dengan film-film sebelumnya. Misalnya, The Lighthouse yang dilihat sebagai masterpiece sinematik modern oleh banyak orang. Film teranyarnya, The Northman, menerima ulasan bersinar yang sama. Sayang, film ini jeblok saat dirilis di bioskop.

The Northman dibuat dengan perkiraan dana sebesar USD70—90 juta (Rp1—1,39 triliun), tapi, film ini tidak mencapai batasan itu di box office. Film itu hanya meraup USD69,9 juta, yang berada di bawah breaking even. Tapi, The Northman mendapatkan ulasan bagus dan jadi populer lewat VOD. Film itu kini dianggap menjadi salah satu film terbaik di 2022.

5. She Said — USD11,2 Juta (Rp174 Miliar)



Foto: The New York Times

Ada banyak alasan mengapa sebuah film jeblok di box office dan marketing adalah sebuah alasan besar. Kalau audiens yang disasar tidak mendengar tentang film itu, bagaimana mereka bisa menontonnya? Itu sepertinya adalah kasus dengan She Said, yang mengisahkan tentang dua reporter New York Times yang mengungkap berita yang memulai gerakan #MeToo di Hollywood.

She Said hanya meraup USD11,2 juta di box office yang artinya film itu gagal melampaui dananya yang mencapai USD32 juta (Rp497 miliar). Sayang, film itu dibangun untuk gagal karena kurangnya marketing dan bersaing dengan Black Panther: Wakanda Forever di box office. She Said adalah bukti nyata pentingnya marketing.

4. Amsterdam — USD31,2 Juta (Rp484,8 Miliar)



Foto: The New Yorker
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!