Penyakit Jantung Bebani BPJS Kesehatan Sampai Rp9 Triliun, Ini Kata Wamenkes
Kamis, 19 Januari 2023 - 15:22 WIB
loading...
Wamenkes Prof Dante Saksono Harbuwono menyebut penyakit jantung membebani keuangan Badan Pusat Jaminan Sosial (BPJS) sampai dengan Rp9 triliun lebih setiap tahunnya. Foto/Dok.Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Prof Dante Saksono Harbuwono menyebut penyakit jantung membebani keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sampai dengan Rp9 triliun lebih setiap tahunnya.
Menurutnya berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018 menunjukkan tren peningkatan penyakit jantung yakni 0,5% pada 2013 menjadi 1,5% pada 2018.
"Bayangkan banyak yang menderita. Selain faktor risiko juga karena degeneratif atau faktor penuan. Implikasi yang terjadi adalah penyakit jantung ini penyakit katastropik paling tinggi di BPJS Rp9,7 triliun tiap tahun," jelas Prof Dante dalam Keterangan Pers Terkait Mesin MSCT Scan di RSJ Harapan Kita, Kamis (19/1/2023)
Melansir dari Sehat Negeriku laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), salah satu jenis penyakit jantung yang mengalami peningkatan adalah penyakit jantung koroner pada usia muda.
Baca Juga: Kematian Akibat AMR Tinggi, Wamenkes Dorong Penggunaan Antibiotik
Menurutnya berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018 menunjukkan tren peningkatan penyakit jantung yakni 0,5% pada 2013 menjadi 1,5% pada 2018.
"Bayangkan banyak yang menderita. Selain faktor risiko juga karena degeneratif atau faktor penuan. Implikasi yang terjadi adalah penyakit jantung ini penyakit katastropik paling tinggi di BPJS Rp9,7 triliun tiap tahun," jelas Prof Dante dalam Keterangan Pers Terkait Mesin MSCT Scan di RSJ Harapan Kita, Kamis (19/1/2023)
Melansir dari Sehat Negeriku laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), salah satu jenis penyakit jantung yang mengalami peningkatan adalah penyakit jantung koroner pada usia muda.
Baca Juga: Kematian Akibat AMR Tinggi, Wamenkes Dorong Penggunaan Antibiotik
Lihat Juga :