Penyakit Jantung Bebani BPJS Kesehatan Sampai Rp9 Triliun, Ini Kata Wamenkes
Kamis, 19 Januari 2023 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
Penyakit jantung koroner terjadi karena ada sumbatan pada pembuluh koroner baik akibat deposit kolesterol atau inflamasi (peradangan). Berawal dari gaya hidup tidak sehat, jadi penyebab paling umum dari penyakit jantung koroner di usia muda.
Masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, berhenti merokok, berhenti makan makanan berlemak, berhenti konsumsi alkohol, dan rajin olahraga minimal 30 menit sehari, serta tidak lupa melakukan skrining sejak dini.
"Jadi saya himbau untuk lakukan medical check up secara dini di RS Harapan Kita. Diharapkan tindakan agresif lebih cepat dan kematian menurun, sehingga angka harapan hidup masyarakat Indonesia bertambah," imbuh Prof Dante.
Terkait pembiayaan penyakit di Indonesia, berikut rincian pembiayaan BPJS Kesehatan, berdasarkan data tahun 2021 yang diterima MNC Portal pada Jumat (2/12/2022) penyakit jantun tertinggi yakni lebih dari Rp8,6 triliun.
Selain penyakit jantung, jenis penyakit katastropik lainnya juga turut membebani keuangan negara. Penyakit kanker menduduki posisi kedua dengan anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp3,5 triliun, disusul stroke sebesar Rp2,5 triliun, dan gagal ginjal sebesar Rp2,3 triliun.
Masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, berhenti merokok, berhenti makan makanan berlemak, berhenti konsumsi alkohol, dan rajin olahraga minimal 30 menit sehari, serta tidak lupa melakukan skrining sejak dini.
"Jadi saya himbau untuk lakukan medical check up secara dini di RS Harapan Kita. Diharapkan tindakan agresif lebih cepat dan kematian menurun, sehingga angka harapan hidup masyarakat Indonesia bertambah," imbuh Prof Dante.
Terkait pembiayaan penyakit di Indonesia, berikut rincian pembiayaan BPJS Kesehatan, berdasarkan data tahun 2021 yang diterima MNC Portal pada Jumat (2/12/2022) penyakit jantun tertinggi yakni lebih dari Rp8,6 triliun.
Selain penyakit jantung, jenis penyakit katastropik lainnya juga turut membebani keuangan negara. Penyakit kanker menduduki posisi kedua dengan anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp3,5 triliun, disusul stroke sebesar Rp2,5 triliun, dan gagal ginjal sebesar Rp2,3 triliun.
(hri)
Lihat Juga :