Andy Lau Minum Kopi 20 Gelas Sehari Agar Tidur Nyenyak, Ini Penjelasannya dari Segi Medis
Jum'at, 27 Januari 2023 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Pisah 18 Tahun, Andy Lau dan Tony Leung Kembali Adu Akting di Film ‘Goldfinger’
Kandungan kafein inilah yang membuat Anda bisa tetap terjaga walaupun sudah tengah malam. Kafein merupakan jenis obat stimulan yang bekerja sebagai adenosine receptor antagonist. Adenosine merupakan sebuah senyawa dalam tubuh yang membuat mengantuk. Kafein menghambat kerja adenosine receptor dalam tubuh sehingga membuat Anda terhindar dari rasa kantuk.
Sementara itu, dalam tubuh ada senyawa bernama adenosin. Bila saraf di otak menangkap dan mengikat adenosin, Anda akan mengantuk dan ingin beristirahat. Kafein sendiri merupakan zat yang sifatnya sangat mirip adenosin. Maka ketika minum kopi yang tinggi kafein, saraf justru akan menangkap kafein, bukan adenosin.
Bagi orang-orang yang memang kurang tidur, secangkir kopi sudah tidak berpengaruh lagi pada sistem sarafnga. Hal ini dipaparkan dalam penelitian American Academy of Sleep Medicine dan Sleep Research Society. Di mana semakin Anda kurang tidur, tubuh akan memproduksi senyawa adenosin dalam jumlah yang jauh lebih banyak.
Gunanya agar otak menangkap sinyal untuk beristirahat. Akibatnya, kafein dalam secangkir kopi akan kalah melawan adenosin dalam tubuh. Selain itu, jika Anda sudah tidur cukup tapi minum kopi tetap membuat mengantuk, penyebabnya bisa jadi gen dalam tubuh. Ada gen khusus yang mengatur seberapa peka sistem saraf seseorang terhadap kafein.
Kandungan kafein inilah yang membuat Anda bisa tetap terjaga walaupun sudah tengah malam. Kafein merupakan jenis obat stimulan yang bekerja sebagai adenosine receptor antagonist. Adenosine merupakan sebuah senyawa dalam tubuh yang membuat mengantuk. Kafein menghambat kerja adenosine receptor dalam tubuh sehingga membuat Anda terhindar dari rasa kantuk.
Sementara itu, dalam tubuh ada senyawa bernama adenosin. Bila saraf di otak menangkap dan mengikat adenosin, Anda akan mengantuk dan ingin beristirahat. Kafein sendiri merupakan zat yang sifatnya sangat mirip adenosin. Maka ketika minum kopi yang tinggi kafein, saraf justru akan menangkap kafein, bukan adenosin.
Bagi orang-orang yang memang kurang tidur, secangkir kopi sudah tidak berpengaruh lagi pada sistem sarafnga. Hal ini dipaparkan dalam penelitian American Academy of Sleep Medicine dan Sleep Research Society. Di mana semakin Anda kurang tidur, tubuh akan memproduksi senyawa adenosin dalam jumlah yang jauh lebih banyak.
Gunanya agar otak menangkap sinyal untuk beristirahat. Akibatnya, kafein dalam secangkir kopi akan kalah melawan adenosin dalam tubuh. Selain itu, jika Anda sudah tidur cukup tapi minum kopi tetap membuat mengantuk, penyebabnya bisa jadi gen dalam tubuh. Ada gen khusus yang mengatur seberapa peka sistem saraf seseorang terhadap kafein.
Lihat Juga :