Peduli Masalah Sampah, Ini Sederet Inisiatif untuk Jaga Hijaunya Indonesia
Minggu, 26 Februari 2023 - 03:03 WIB
loading...
Peresmian waste station di Pasar Sememi Surabaya beberapa waktu lalu. Salah satu upaya PT Ajinomoto Indonesia dalam mengurangi sampah plastik adalah dengan menyediakan fasilitas waste station. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sampah plastik masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan di Indonesia hingga saat ini.
Berdasarkan data The World Bank 2021, Indonesia menghasilkan sekitar 7,8 juta ton sampah plastik setiap tahun. Sementara sebanyak 4,9 juta ton sampah plastik tidak dikelola secara tepat.
Prihatin akan hal tersebut, Grup Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto) melakukan berbagai upaya guna mengurangi permasalahan sampah plastik. Di internal perusahaan, Ajinomoto mengedukasi para health provider (sebutan bagi para karyawan) untuk memilah sampah.
Sementara untuk eksternal, melalui brand Masako, AJI-NO-MOTO, dan Sajiku, perusahaan ini juga memiliki inisiatif pengurangan sampah plastik dengan menekan angka penggunaan material plastik pada setiap kemasan. Selain itu, Ajinomoto terus berinovasi sekaligus berkomitmen mendukung pemerintah dalam menanggulangi sampah dengan meluncurkan fasilitas waste station.
“Untuk internal karyawan, kami meningkatkan literasi dan pengetahuan health provider tentang berbagai upaya pengurangan dampak lingkungan yang dilakukan perusahaan, supaya karyawan kami selain bisa berkontribusi mengurangi dampak kerusakan lingkungan, juga dapat menjelaskan kembali kepada komunitas yang lebih luas sebagai Health provider for The Earth,” kata Grant Senjaya, Head of Public Relations Dept PT Ajinomoto Indonesia melalui keterangan pers belum lama ini.
Berdasarkan data The World Bank 2021, Indonesia menghasilkan sekitar 7,8 juta ton sampah plastik setiap tahun. Sementara sebanyak 4,9 juta ton sampah plastik tidak dikelola secara tepat.
Prihatin akan hal tersebut, Grup Ajinomoto Indonesia (Ajinomoto) melakukan berbagai upaya guna mengurangi permasalahan sampah plastik. Di internal perusahaan, Ajinomoto mengedukasi para health provider (sebutan bagi para karyawan) untuk memilah sampah.
Sementara untuk eksternal, melalui brand Masako, AJI-NO-MOTO, dan Sajiku, perusahaan ini juga memiliki inisiatif pengurangan sampah plastik dengan menekan angka penggunaan material plastik pada setiap kemasan. Selain itu, Ajinomoto terus berinovasi sekaligus berkomitmen mendukung pemerintah dalam menanggulangi sampah dengan meluncurkan fasilitas waste station.
“Untuk internal karyawan, kami meningkatkan literasi dan pengetahuan health provider tentang berbagai upaya pengurangan dampak lingkungan yang dilakukan perusahaan, supaya karyawan kami selain bisa berkontribusi mengurangi dampak kerusakan lingkungan, juga dapat menjelaskan kembali kepada komunitas yang lebih luas sebagai Health provider for The Earth,” kata Grant Senjaya, Head of Public Relations Dept PT Ajinomoto Indonesia melalui keterangan pers belum lama ini.
Lihat Juga :