Usung Tema Matrajiva, Pagelaran Seni Kontemporer Artina Hadirkan Karya 22 Seniman Tanah Air
Sabtu, 04 Maret 2023 - 17:23 WIB
loading...
Pagelaran seni kontemporer Artina (art: seni; ina: Indonesia) kembali memulai edisi terbaru kedua dengan mengusung tema matrajiva (matra: dimensi; jiva: spirit/ruh). Foto/Thomas Manggalla
A
A
A
JAKARTA - Pagelaran seni kontemporer Artina (art: seni; ina: Indonesia) kembali memulai edisi terbaru kedua dengan mengusung tema matrajiva (matra: dimensi; jiva: spirit/ruh).
Seperti pada tahun sebelumnya, Artina fokus memberikan ruang pamer seni pada beragam ekspresi artistik yang merepresentasikan berbagai dimensi spiritualitas maupun religiusitas dalam kehidupan masyarakat.
Untuk pameran seni tahun ini melibatkan 22 seniman individual dan kolektif lintas disiplin yang menampilkan puluhan karya dalam wujud dan dimensi beragam.
Seniman yang terlibat di antaranya, A. D. Pirous, Monica Hapsari, Agnes Christina, Nadiah Bamadhaj, Agung Kurniawan, Natasha Tontey, Agus Suwage, Ni Nyoman Sani, Ahmad Sadali, dan Nyoman Nuarta.
Baca Juga: Pagelaran Seni dan Budaya di Magelang, BNPT: Efektif Tangkal Paham Radikal Terorisme
Selain itu, ada juga Arahmaiani, Riar Rizaldi, Asmara Wreksono, Riri Reza & Mira Lesmana, Edward Hutabarat, Rubi Roesli, Gregorius Sidharta Soegijo, Samuel Indratma, I Made Somadita, Widayat, Lintang Raditya, dan Yori Antar & Rumah Asuh.
“Tema matrajiva terinspirasi dari keragaman budaya nusantara yang sarat akan nilai-nilai spiritual. Tak hanya itu, kami melihat saat ini seni menjadi manifestasi dari kepercayaan pada sesuatu yang lebih besar dari dalam diri manusia, sekaligus memanifestasikan tanggung jawab sosial seniman terhadap lingkungan dan masyarakatnya," kata Heri Pemad, Inisiator dan Direktur Artistik Artina di Sarinah, Jumat (3/3/2023).
Seperti pada tahun sebelumnya, Artina fokus memberikan ruang pamer seni pada beragam ekspresi artistik yang merepresentasikan berbagai dimensi spiritualitas maupun religiusitas dalam kehidupan masyarakat.
Untuk pameran seni tahun ini melibatkan 22 seniman individual dan kolektif lintas disiplin yang menampilkan puluhan karya dalam wujud dan dimensi beragam.
Seniman yang terlibat di antaranya, A. D. Pirous, Monica Hapsari, Agnes Christina, Nadiah Bamadhaj, Agung Kurniawan, Natasha Tontey, Agus Suwage, Ni Nyoman Sani, Ahmad Sadali, dan Nyoman Nuarta.
Baca Juga: Pagelaran Seni dan Budaya di Magelang, BNPT: Efektif Tangkal Paham Radikal Terorisme
Selain itu, ada juga Arahmaiani, Riar Rizaldi, Asmara Wreksono, Riri Reza & Mira Lesmana, Edward Hutabarat, Rubi Roesli, Gregorius Sidharta Soegijo, Samuel Indratma, I Made Somadita, Widayat, Lintang Raditya, dan Yori Antar & Rumah Asuh.
“Tema matrajiva terinspirasi dari keragaman budaya nusantara yang sarat akan nilai-nilai spiritual. Tak hanya itu, kami melihat saat ini seni menjadi manifestasi dari kepercayaan pada sesuatu yang lebih besar dari dalam diri manusia, sekaligus memanifestasikan tanggung jawab sosial seniman terhadap lingkungan dan masyarakatnya," kata Heri Pemad, Inisiator dan Direktur Artistik Artina di Sarinah, Jumat (3/3/2023).
Lihat Juga :