Ribuan Seniman Internasional Kumpul di Tabanan Bali, Kolaborasi Festival Seni dan Budaya
Sabtu, 27 Juli 2024 - 14:20 WIB
loading...
Nuanu, kawasan kreatif di pesisir pantai Nyanyi, Kabupaten Tabanan, Bali, kembali menggelar Suara Festival, ajang kolaborasi berbagai komunitas seni dan budaya. Foto/Armydian Kurniawan
A
A
A
BALI - Nuanu, kawasan kreatif di pesisir pantai Nyanyi, Kabupaten Tabanan, Bali, kembali menggelar Suara Festival, ajang kolaborasi berbagai komunitas seni dan budaya lingkup global. Pada pelaksanaan tahun ketiga ini, semakin banyak pegiat seni dan budaya dari sekitar 30 negara yang menjadi penampil, pembicara dan partisipan.
Dua festival sebelumnya hanya dilaksanakan selama dua hari. Untuk tahun ini, festival digelar selama tiga hari, Jumat-Minggu (26-28/7/2024) dengan lebih banyak event. Jumlah total penonton dan partisipan pun diperkirakan jauh meningkat pesat dari sekitar 8.000 orang menjadi lebih dari 12.000 orang baik domestik maupun mancanegara.
Ada sembilan panggung dan spot yang tersedia mulai pertunjukan etnik, eksperimental dan kontemporer hingga aneka diskusi. Terdapat pula area pameran kerajinan lokal, eksebisi, workshop, kuliner dan instalasi seni. Semua didirikan dengan inspirasi dari budaya dan arsitektur Indonesia.
Sederet musisi lintas budaya yang tampil di antaranya duo Australia Angus & Julia Stone, ansambel elektroakustik Brandt Brauer Frick, Yung Raja dari Singapura dan multi-instrumentalis dari Inggris, Youngr. Sementara itu, musisi lokal antara lain Ramengvrl.
Baca Juga: Victoria Beckham Dekati Kate Middleton, Meghan Markle Marah Besar
"Setiap orang akan merasa istimewa baik yang datang sendirian, berkelompok, berpasangan maupun bersama keluarga," kata CEO Suara Festival Jason Swamy.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila menjelaskan, festival ini dapat mendukung pariwisata Bali khususnya di Tabanan. ”Karena mengedepankan kearifan lokal dan budaya Bali, diharapkan Nuanu berkontribusi signifikan terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat lokal,” jelasnya.
Dua festival sebelumnya hanya dilaksanakan selama dua hari. Untuk tahun ini, festival digelar selama tiga hari, Jumat-Minggu (26-28/7/2024) dengan lebih banyak event. Jumlah total penonton dan partisipan pun diperkirakan jauh meningkat pesat dari sekitar 8.000 orang menjadi lebih dari 12.000 orang baik domestik maupun mancanegara.
Ada sembilan panggung dan spot yang tersedia mulai pertunjukan etnik, eksperimental dan kontemporer hingga aneka diskusi. Terdapat pula area pameran kerajinan lokal, eksebisi, workshop, kuliner dan instalasi seni. Semua didirikan dengan inspirasi dari budaya dan arsitektur Indonesia.
Sederet musisi lintas budaya yang tampil di antaranya duo Australia Angus & Julia Stone, ansambel elektroakustik Brandt Brauer Frick, Yung Raja dari Singapura dan multi-instrumentalis dari Inggris, Youngr. Sementara itu, musisi lokal antara lain Ramengvrl.
Baca Juga: Victoria Beckham Dekati Kate Middleton, Meghan Markle Marah Besar
"Setiap orang akan merasa istimewa baik yang datang sendirian, berkelompok, berpasangan maupun bersama keluarga," kata CEO Suara Festival Jason Swamy.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila menjelaskan, festival ini dapat mendukung pariwisata Bali khususnya di Tabanan. ”Karena mengedepankan kearifan lokal dan budaya Bali, diharapkan Nuanu berkontribusi signifikan terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat lokal,” jelasnya.
Lihat Juga :