Sudah Teruji Klinis, Obat Modern Asli Indonesia Fitofarmaka Dapat Diresepkan oleh Dokter

Minggu, 12 Maret 2023 - 04:30 WIB
loading...
Sudah Teruji Klinis,...
Pengurus IDI sepakat fitofarmaka atau obat dari bahan alam yang telah teruji klinis dapat menjadi kunci utama kemandirian farmasi di Indonesia. Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG - Fitofarmaka atau obat dari bahan alam yang telah teruji klinis dapat menjadi kunci utama kemandirian farmasi di Indonesia. Namun sayang, belum banyak dokter yang meresepkannya kepada pasien.

Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Barat Eka Mulyana, pengembangan fitofarmaka sejatinya dapat mendukung program pemerintah untuk mencapai kemandirian farmasi. Dokter sebagai profesi medis, kata Eka, harus memahami bahwa fitofarmaka dapat diresepkan sesuai kondisi pasien.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IDI Adib Khumaidi. Adib mengatakan, dokter memiliki peran penting agar fitofarmaka semakin banyak digunakan.

“Yang paling penting adalah dukungan dari dokter Indonesia sendiri untuk kemudian kalau itu teruji klinis, maka bisa diresepkan. Kalau sudah diresepkan, maka seharusnya dapat masuk fornas BPJS Kesehatan,” tutur Adib dalam seminar bertajuk Peran Dokter dalam Pemanfaatan Fitofarmaka untuk Pelayanan Kesehatan yang diselenggarakan oleh PB IDI bersama PT Dexa Medica di Bandung, belum lama ini.

Adib menjelaskan, obat berbahan alam di Indonesia dibagi dalam tiga kelompok. Yaitu jamu yang berbasis empiris, obat herbal terstandar (OHT) yang sudah melalui proses uji pra-klinik, dan fitofarmaka yang telah melalui uji pra-klinik serta uji klinik.

“Sekarang ada yang namanya OMAI, obat modern asli Indonesia,” imbuh Adib, seraya menambahkan bahwa pengembangan OMAI fitofarmaka harus berbasis riset dan melibatkan kemitraan pentahelix.

Sementara itu, Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Ditjen Farmalkes Kemenkes Agusdini Banun Saptaningsih mengungkapkan, pada awal pandemi Covid-19 di Indonesia, stok bahan baku obat yang tersedia hanya cukup untuk kebutuhan 4-5 bulan. Kondisi tersebut kemudian menyadarkan pemerintah untuk mendorong kemandirian farmasi di Indonesia, salah satunya melalui pengembangan OMAI fitofarmaka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
BPOM Temukan 24 Obat...
BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Transformasi OMAI DLBS...
Transformasi OMAI DLBS dari Bahan Alam ke Obat Modern
Tak Berizin, Inhaler...
Tak Berizin, Inhaler Hong Thai yang Diklaim Herbal Diblacklist BPOM
Jangan Asal Minum Obat,...
Jangan Asal Minum Obat, Ini Efek Samping Antidepresan bagi Kesehatan Mental
Tokopedia Integrasikan...
Tokopedia Integrasikan Layanan Konsultasi Dokter hingga Tebus Obat Daring
ResepGerak.ID Diluncurkan,...
ResepGerak.ID Diluncurkan, Platform Resep Latihan Berbasis Bukti Ilmiah Pertama di Indonesia
Soroti Peredaran Tramadol,...
Soroti Peredaran Tramadol, FPPJ Minta Pemprov Jakarta Perketat Pengawasan
Rekomendasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Infografis
Jumlah Dokter di Indonesia...
Jumlah Dokter di Indonesia Kurang dan Tidak Merata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved