Review Shazam! Fury of the Gods: Lebih Kocak dan Menghibur
Rabu, 15 Maret 2023 - 10:45 WIB
loading...
Shazam! Fury of the Gods menyeimbangkan perkembangan karakter dan action di sepanjang film ini. Sekuel ini memperlihatkan perubahan pada karakter utamanya. (Foto: Warner Bros. Pictures)
A
A
A
Shazam! Fury of the Gods resmi tayang di Indonesia pada hari ini, Rabu (15/3). Sekuel Shazam! yang dirilis pada 2019 adalah salah satu film superhero yang paling dinantikan pada 2023 ini. Shazam adalah bagian terakhir dari rangkaian pamungkas DCEU sebelum franchise ini dibubarkan dari di-reboot di DC Universe (DCU) buatan James Gunn dan Peter Safran.
Sebagai sekuel, Fury of the God tidak mengecewakan. Film ini lebih berfokus pada perkembangan karakter dan berusaha menyeimbangkan cast-nya yang besar. Masih disutradarai David F Sandberg, sekuel Shazam ini menampilkan wajah-wajah yang sudah dikenal seperti Zachary Levi, Asher Angel, Jack Dylan Graze, Adam Brody, Ross Butler, Meagan Good, Djimon Hounsou, dan lain-lain. Sementara Helen Mirren, Lucy Liu, dan Rachel Zegler menjadi wajah baru yang turut memeriahkan film ini.
Berdurasi 2 jam 10 menit, film ini dimulai dengan lanjutan kisah keluarga Shazam setelah film pertamanya. Di sekuel ini, enam orang anak yatim yang berubah menjadi Shazam itu sudah dikenal sepak terjangnya di Philadelphia. Alih-alih dikenal sebagai superhero hebat, mereka malah dikenal sebagai superhero pengecut. Meski begitu, mereka tetap tidak surut untuk membantu orang yang membutuhkan.
Baca Juga: Ini Kata Mereka yang Sudah Nonton Shazam! Fury of the Gods
Film ini berfokus pada Billy Batson yang merasa dirinya sebagai pemimpin grup superhero itu. Namun, yang dia tidak sadar, masing-masing anggota itu punya kehidupan sendiri yang tidak bisa dia campuri. Selain itu, karena mereka masih ABG, kecuali Mary, ego mereka masih tinggi dan mereka pun masih berjuang untuk mencari jati diri. Sementara, kisah cinta ala anak SMA pun tidak bisa berlalu begitu saja dari hidup mereka.
![Review Shazam! Fury of the Gods: Lebih Kocak dan Menghibur]()
Foto: Warner Bros. Pictures
Pertemuan Freddy dengan Anne mengubah dinamika keluarga Shazam. Kisah cinta AGB dibalut ego mereka membuat film ini terasa relatable. Freddy merasa sebagai superhero, dia bisa melakukan apa pun yang tidak dia bisa lakukan dengan bentuk aslinya. Di sisi lain, dia juga ingin menunjukkan siapa dirinya tanpa harus terus bergantung pada Billy dan lainnya. Keinginan ini ditentang Billy yang merasa tanggung jawab semua keluarga Shazam ada di tangannya.
Sebagai sekuel, Fury of the God tidak mengecewakan. Film ini lebih berfokus pada perkembangan karakter dan berusaha menyeimbangkan cast-nya yang besar. Masih disutradarai David F Sandberg, sekuel Shazam ini menampilkan wajah-wajah yang sudah dikenal seperti Zachary Levi, Asher Angel, Jack Dylan Graze, Adam Brody, Ross Butler, Meagan Good, Djimon Hounsou, dan lain-lain. Sementara Helen Mirren, Lucy Liu, dan Rachel Zegler menjadi wajah baru yang turut memeriahkan film ini.
Berdurasi 2 jam 10 menit, film ini dimulai dengan lanjutan kisah keluarga Shazam setelah film pertamanya. Di sekuel ini, enam orang anak yatim yang berubah menjadi Shazam itu sudah dikenal sepak terjangnya di Philadelphia. Alih-alih dikenal sebagai superhero hebat, mereka malah dikenal sebagai superhero pengecut. Meski begitu, mereka tetap tidak surut untuk membantu orang yang membutuhkan.
Baca Juga: Ini Kata Mereka yang Sudah Nonton Shazam! Fury of the Gods
Film ini berfokus pada Billy Batson yang merasa dirinya sebagai pemimpin grup superhero itu. Namun, yang dia tidak sadar, masing-masing anggota itu punya kehidupan sendiri yang tidak bisa dia campuri. Selain itu, karena mereka masih ABG, kecuali Mary, ego mereka masih tinggi dan mereka pun masih berjuang untuk mencari jati diri. Sementara, kisah cinta ala anak SMA pun tidak bisa berlalu begitu saja dari hidup mereka.

Foto: Warner Bros. Pictures
Pertemuan Freddy dengan Anne mengubah dinamika keluarga Shazam. Kisah cinta AGB dibalut ego mereka membuat film ini terasa relatable. Freddy merasa sebagai superhero, dia bisa melakukan apa pun yang tidak dia bisa lakukan dengan bentuk aslinya. Di sisi lain, dia juga ingin menunjukkan siapa dirinya tanpa harus terus bergantung pada Billy dan lainnya. Keinginan ini ditentang Billy yang merasa tanggung jawab semua keluarga Shazam ada di tangannya.
Lihat Juga :