Review Shazam! Fury of the Gods: Lebih Kocak dan Menghibur
Rabu, 15 Maret 2023 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Dinamika ini menjadi salah satu fokus Shazam! Fury of the Gods. Perselisihan kecil antara Billy dan Freddy terasa relatable dengan kehidupan banyak orang. Selain itu, di tengah-tengah pencarian jati diri tersebut, Billy pun turut berubah. Meski masih dengan jiwa remajanya yang labil dan punya ego besar, Billy akhirnya tahu tanggung jawabnya kepada keluarganya, tak hanya pada dirinya. Perkembangan ini tentu baik bagi pertumbuhan semua orang di film ini.
![Review Shazam! Fury of the Gods: Lebih Kocak dan Menghibur]()
Foto: Warner Bros. Pictures
Tema tentang keluarga yang diusung sekuel ini tidak hanya terjadi di kubu protagonis, tapi juga antagonis. Mereka adalah tiga bersaudari anak-anak Atlas. Mereka menghadapi masalah sendiri dengan keinginan membalas dendam atas kematian ayah mereka. Hasrat dendam membara telah membutakan salah satu dari mereka. Kekacauan pun terjadi dan mereka pun terlibat konflik sendiri.
Semuanya ini tidak luput menjadi bahan lelucon di film ini. Di satu adegan, Shazam mengutip ucapan Dominic Toretto di Fast and Furious: It’s all about family. Tak hanya Fast and Furious, film ini juga mengutip sejumlah film lain termasuk lelucon terkait Marvel Cinematic Universe (MCU). Tapi, dialog-dialog kocak ini pun pas dan tidak terlalu berlebihan. Ini yang membuat humornya jadi lebih menarik dibanding film sebelumnya.
![Review Shazam! Fury of the Gods: Lebih Kocak dan Menghibur]()
Foto: Warner Bros. Pictures
Tak hanya dialog, film ini pun punya banyak adegan kocak. Orang dipastikan akan tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah Shazam dan keluarganya. Semuanya jadi meningkat dengan kehadiran Penyihir yang diperankan Djimoun Hounsou. Sosok yang digambarkan sudah tua itu tak kalah bikin ngakak dengan lontaran-lontaran kocaknya.
Aksi di film ini pun lumayan. Meski tidak se-grande film superhero lain, tapi, cukup menghibur dan seru untuk ditonton. Berbagai macam monster yang dihadirkan juga menambah keseruan film ini. Tambahan elemen horor membuat film ini terasa agak berbeda dengan film superhero lainnya. Sementara, ada beberapa adegan yang akan mengingatkan orang pada filmDoctor Strange. Di sisi lain, film ini bisa menyatukan aksi dengan drama tanpa porsi yang saling tindih satu sama lain. Emosi yang terjadi pun lebih dalam ketimbang film sebelumnya.
![Review Shazam! Fury of the Gods: Lebih Kocak dan Menghibur]()
Foto: Warner Bros. Pictures
Shazam! Fury of the Gods juga punya tone yang lebih ringan dibanding film lain di DC. Film ini juga yang paling kocak dari film lain di franchise ini. Orang yang suka film superhero, tanpa melihat asal franchise-nya, akan menikmati film ini karena memang menghibur. Selain itu, Shazam bisa menjadi salah satu franchise di DCEU yang akan diboyong James Gunn dan Peter Safran ke DCU jika film ini sukses di box office dan kritik. Dari respons awal, film ini cukup menjanjikan.

Foto: Warner Bros. Pictures
Tema tentang keluarga yang diusung sekuel ini tidak hanya terjadi di kubu protagonis, tapi juga antagonis. Mereka adalah tiga bersaudari anak-anak Atlas. Mereka menghadapi masalah sendiri dengan keinginan membalas dendam atas kematian ayah mereka. Hasrat dendam membara telah membutakan salah satu dari mereka. Kekacauan pun terjadi dan mereka pun terlibat konflik sendiri.
Semuanya ini tidak luput menjadi bahan lelucon di film ini. Di satu adegan, Shazam mengutip ucapan Dominic Toretto di Fast and Furious: It’s all about family. Tak hanya Fast and Furious, film ini juga mengutip sejumlah film lain termasuk lelucon terkait Marvel Cinematic Universe (MCU). Tapi, dialog-dialog kocak ini pun pas dan tidak terlalu berlebihan. Ini yang membuat humornya jadi lebih menarik dibanding film sebelumnya.

Foto: Warner Bros. Pictures
Tak hanya dialog, film ini pun punya banyak adegan kocak. Orang dipastikan akan tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah Shazam dan keluarganya. Semuanya jadi meningkat dengan kehadiran Penyihir yang diperankan Djimoun Hounsou. Sosok yang digambarkan sudah tua itu tak kalah bikin ngakak dengan lontaran-lontaran kocaknya.
Aksi di film ini pun lumayan. Meski tidak se-grande film superhero lain, tapi, cukup menghibur dan seru untuk ditonton. Berbagai macam monster yang dihadirkan juga menambah keseruan film ini. Tambahan elemen horor membuat film ini terasa agak berbeda dengan film superhero lainnya. Sementara, ada beberapa adegan yang akan mengingatkan orang pada filmDoctor Strange. Di sisi lain, film ini bisa menyatukan aksi dengan drama tanpa porsi yang saling tindih satu sama lain. Emosi yang terjadi pun lebih dalam ketimbang film sebelumnya.

Foto: Warner Bros. Pictures
Shazam! Fury of the Gods juga punya tone yang lebih ringan dibanding film lain di DC. Film ini juga yang paling kocak dari film lain di franchise ini. Orang yang suka film superhero, tanpa melihat asal franchise-nya, akan menikmati film ini karena memang menghibur. Selain itu, Shazam bisa menjadi salah satu franchise di DCEU yang akan diboyong James Gunn dan Peter Safran ke DCU jika film ini sukses di box office dan kritik. Dari respons awal, film ini cukup menjanjikan.
Lihat Juga :