5 Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Perempuan di Atas 30 Tahun, Cegah Penyakit Mematikan
Senin, 03 April 2023 - 08:28 WIB
loading...
Ada lima tes kesehatan yang wajib dilakukan perempuan di atas 30 tahun. Tes ini bertujuan agar tetap sehat dan menghindari berbagai macam penyakit mematikan. Foto/Arcare
A
A
A
JAKARTA - Ada lima tes kesehatan yang wajib dilakukan perempuan di atas 30 tahun. Tes ini bertujuan agar tetap sehat dan menghindari dari berbagai macam penyakit mematikan.
Saat perempuan berusia 30-an, tubuh langsung mulai mengalami perubahan hormon. Tubuh menjadi lebih rentan terhadap banyak penyakit yang menunggu di bentangan kelompok usia ini.
Sehingga penting untuk melakukan tes kesehatan secara rutin. Berikut ulasannya seperti dilansir dari India.com, Senin (3/4/2023).
Baca Juga: 7 Pemeriksaan Kesehatan yang Harus Dilakukan Wanita di Usia 30
Perempuan cenderung mengalami detak jantung yang berdebar kencang, kelelahan kronis, dan tingkat kecemasan yang tinggi. Sebagian besar mereka berasumsi bahwa beban kerja yang berat menyebabkan masalah ini.
Tes darah harus mencakup tes hs-CRP (high-sensitivity C-reactive protein) bersama dengan tekanan darah, tes kolesterol, tes glukosa darah, dan pengukuran BMI untuk memeriksa obesitas. Tes hs-CRP menunjukkan risiko serangan jantung dengan mengukur protein C-reaktif yang merupakan penanda peradangan atau infeksi yang terkait dengan masalah jantung.
Saat perempuan berusia 30-an, tubuh langsung mulai mengalami perubahan hormon. Tubuh menjadi lebih rentan terhadap banyak penyakit yang menunggu di bentangan kelompok usia ini.
Sehingga penting untuk melakukan tes kesehatan secara rutin. Berikut ulasannya seperti dilansir dari India.com, Senin (3/4/2023).
Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Perempuan di Atas 30 Tahun
Baca Juga: 7 Pemeriksaan Kesehatan yang Harus Dilakukan Wanita di Usia 30
1. Skrining Jantung Melalui Tes Darah
Perempuan cenderung mengalami detak jantung yang berdebar kencang, kelelahan kronis, dan tingkat kecemasan yang tinggi. Sebagian besar mereka berasumsi bahwa beban kerja yang berat menyebabkan masalah ini.
Tes darah harus mencakup tes hs-CRP (high-sensitivity C-reactive protein) bersama dengan tekanan darah, tes kolesterol, tes glukosa darah, dan pengukuran BMI untuk memeriksa obesitas. Tes hs-CRP menunjukkan risiko serangan jantung dengan mengukur protein C-reaktif yang merupakan penanda peradangan atau infeksi yang terkait dengan masalah jantung.
Lihat Juga :