Dorong Pengembangan Wisata Kampung Kaper Manggarai Barat, Angela Tanoesoedibjo: Semoga Jadi Daya Tarik Wisatawan
Kamis, 11 Mei 2023 - 09:55 WIB
loading...
A
A
A
“Semoga KTT ASEAN ini membawa manfaat bagi kita semua," ungkapnya.
Baca Juga: Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Sebut Borobudur Tetap Jadi Destinasi Wisata Favorit Turis Asing
Dalam kunjungan tersebut, Wamenparekraf Angela juga turut didampingi Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Yohanes De Brito Titus Haridjati dan Direktur Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina.
Sebagai informasi, sejak 2022 lalu, Labuan Bajo telah memiliki destinasi wisata baru berbasis budaya di Kampung Kaper, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT.
Obyek wisata ini melibatkan partisipasi hampir semua kalangan masyarakat, termasuk generasi muda atau milenial.
Lokasinya berada di pinggir jalan Trans Flores dan hanya berjarak sekitar 2,4 Km dari pusat kota Labuan Bajo. Pembukaan destinasi wisata baru ini saat itu ditandai dengan peluncuran "Sanggar Kope Oles Todo Kongkol" di halaman Rumah Adat (Mbaru Gendang) Kaper.
Peresmian menampilkan atraksi budaya berupa berbagai tarian adat seperti tarian caci (tari perang orang Manggarai), permainan khas orang Manggarai (rangkuk alu), tarian dan nyanyian melingkar (danding), tarian kontemporer kreasi anak muda, dan sejumlah atraksi budaya lainnya.
Baca Juga: Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Sebut Borobudur Tetap Jadi Destinasi Wisata Favorit Turis Asing
Dalam kunjungan tersebut, Wamenparekraf Angela juga turut didampingi Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Yohanes De Brito Titus Haridjati dan Direktur Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina.
Sebagai informasi, sejak 2022 lalu, Labuan Bajo telah memiliki destinasi wisata baru berbasis budaya di Kampung Kaper, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT.
Obyek wisata ini melibatkan partisipasi hampir semua kalangan masyarakat, termasuk generasi muda atau milenial.
Lokasinya berada di pinggir jalan Trans Flores dan hanya berjarak sekitar 2,4 Km dari pusat kota Labuan Bajo. Pembukaan destinasi wisata baru ini saat itu ditandai dengan peluncuran "Sanggar Kope Oles Todo Kongkol" di halaman Rumah Adat (Mbaru Gendang) Kaper.
Peresmian menampilkan atraksi budaya berupa berbagai tarian adat seperti tarian caci (tari perang orang Manggarai), permainan khas orang Manggarai (rangkuk alu), tarian dan nyanyian melingkar (danding), tarian kontemporer kreasi anak muda, dan sejumlah atraksi budaya lainnya.
Lihat Juga :