5 Fakta Kemoterapi Seperti Dilakukan Komedian Nunung, Tak Semua Rambut Pasien Rontok
Jum'at, 12 Mei 2023 - 12:37 WIB
loading...
Komedian Nunung Srimulat baru-baru ini membagikan pengalamannya melakukan kemoterapi kanker payudara yang diidapnya. Foto/Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - KomedianTri Retno Prayudati alias Nunung Srimulat baru-baru ini membagikan pengalamannya usai menjalani kemoterapi untuk mengatasi kanker payudara yang diidapnya. Dia merasakan sakit yang luar biasa setelah melakukan kemoterapi. Dalam artikel berikut akan dipaparkan 5 fakta mengenai kemoterapi
1.Kemoterapi tak hanya untuk penderita kanker
Banyak orang beranggapan kemoterapi diberikan hanya untuk penderita kanker. Padahal ada juga penyakit lain yang membutuh terapi kimia ini. Penyakit lain seperti lupus, anemia hemolitik dan reumatoid arthitis juga dapat disembuhkan dengan terapi ini.
2.Tidak semua pasien kemoterapi rambutnya rontok
Efek kemoterapi yang dirasakan pasien satu dengan lainnya berbeda-beda. Sebagian besar penderita kanker yang menjalani kemoterapi akan mengalami kerontokan, bahkan sampai botak.
Hal itu disebabkan kerasnya zat kimia yang terkandung dalam obat yang diberikan.Banyaknya pasien yang rambutnya rontok bukan berarti semua pasien mengalaminya. Efek yang dialami tergantung jenis obat yang diberikan dan respons tubuh terhadap obat tersebut.
1.Kemoterapi tak hanya untuk penderita kanker
Banyak orang beranggapan kemoterapi diberikan hanya untuk penderita kanker. Padahal ada juga penyakit lain yang membutuh terapi kimia ini. Penyakit lain seperti lupus, anemia hemolitik dan reumatoid arthitis juga dapat disembuhkan dengan terapi ini.
2.Tidak semua pasien kemoterapi rambutnya rontok
Efek kemoterapi yang dirasakan pasien satu dengan lainnya berbeda-beda. Sebagian besar penderita kanker yang menjalani kemoterapi akan mengalami kerontokan, bahkan sampai botak.
Hal itu disebabkan kerasnya zat kimia yang terkandung dalam obat yang diberikan.Banyaknya pasien yang rambutnya rontok bukan berarti semua pasien mengalaminya. Efek yang dialami tergantung jenis obat yang diberikan dan respons tubuh terhadap obat tersebut.
Lihat Juga :