Apakah Pasien Kanker Payudara Boleh Menyusui Bayinya? Ini Jawaban Ahli

Minggu, 14 Mei 2023 - 15:52 WIB
loading...
Apakah Pasien Kanker...
Orang dengan kanker payudara tetap bisa memberikan ASI kepada bayinya. Foto Ilustrasi/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang paling banyak dialami wanita dan bisa menyebabkan kematian. Namun, yang jarang dipahami oleh masyarakat ialah, apakah pasien kanker payudara masih bisa menyusui bayinya?

Menurut Konsultan Senior Onkologi Medis Parkway Cancer Centre Singapura Dr Khoo Kei Siong, orang dengan kanker payudara tetap bisa memberikan ASI kepada bayinya.

"Ibu yang menyusui tidak akan menularkan sel kanker kepada bayinya dan dia tetap bisa memproduksi ASI," ujar Dr Khoo Kei dalam diskusi terkait kanker payudara di Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga: Perbedaan Kista, Tumor, dan Kanker Payudara

Berbeda halnya ketika seorang wanita yang menderita kanker payudara telah melakukan proses pembedahan melalui operasi lumpektomi dan dilanjutkan dengan terapi sinar untuk proses pengobatannya. Maka dia, Dr Khoo Kei mengatakan, sudah tidak lagi dapat menyusui sang bayi karena proses produksi ASI-nya akan terganggu. Sebagaimana diketahui, ASI merupakan sumber makanan utama bagi bayi.

Dokter Khoo menambahkan, wanita yang menyusui akan rendah risiko mengalami kanker payudara dibandingkan wanita yang tidak pernah menyusui.

"Wanita yang tidak pernah hamil berisiko lebih tinggi mengalami kanker payudara dibandingkan wanita-wanita yang memiliki banyak anak. Artinya, jika seseorang menyusui anak-anaknya, justru lebih rendah risikonya untuk mengalami kanker payudara," jelas Dr Khoo

Dalam kesempatan yang sama, sang dokter juga mengingatkan Anda yang memiliki riwayat keluarga atau orang tua kanker payudara, memiliki peluang besar untuk mengidap penyakit yang sama. Ini disebut faktor genetik atau keluarga.

Baca Juga: Ketidakseimbangan Hormon Estradiol Berisiko Picu Kanker Payudara

Makanya, perlu dilakukan deteksi dini melalui screening atau dengan melakukan tes gen BRCA. Atau juga bisa melakukan pencegahan untuk menurunkan risiko kanker payudara melalui kemoprevensi, yakni melakukan terapi dengan mengonsumsi obat.

"Cara ini dapat menurunkan risiko kanker hingga setengahnya," ujar Dr Khoo.

Sebagai catatan, Kementerian Kesehatan mengungkap data Globocan tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia. Sementara jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus.

Selain angka kematian cukup tinggi, penanganan pasien kanker yang terlambat menyebabkan beban pembiayaan kian membengkak. Pada periode 2019-2020, pengobatan kanker telah menghabiskan pembiayaan BPJS kurang lebih Rp7,6 triliun.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise Spill Tipis Baby Soso, Warganet: Bule Banget!
Angka Kasus Kanker Tembus...
Angka Kasus Kanker Tembus 408 Ribu, Teknologi SPECT/CT Pertama Hadir untuk Putus Diagnosis Stadium Lanjut
Jessica Iskandar Akui...
Jessica Iskandar Akui Terpapar Hepatitis A karena Imunnya Ambruk selama Menyusui
Terbengkalai Bertahun-tahun,...
Terbengkalai Bertahun-tahun, Rumah Singgah Julia Perez untuk Pasien Kanker Butuh Renovasi Besar
Angka Kematian Kanker...
Angka Kematian Kanker di Indonesia Masih Tinggi, Fasilitas dan Penanganan Harus Ditingkatkan
Ini 3 Cara Penanganan...
Ini 3 Cara Penanganan Kanker Payudara Selain Kemoterapi
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Pilu! Temuan Kotak ASI...
Pilu! Temuan Kotak ASI di Kecelakaan Maut Kereta Bekasi, Diduga Milik Ibu Pejuang ASI
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Berita Terkini
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
PRJ 2026 Pecah! Wali...
PRJ 2026 Pecah! Wali Ajak Penonton Nyanyi dan Joget Bareng
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Running Club Jadi Ajang...
Running Club Jadi Ajang Sosial Anak Muda, Yuk Siapkan Starter Pack Lari yang Tepat di Shopee!
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved