Benarkah TAR Lebih Berbahaya dari Nikotin? Begini Penjelasannya

Senin, 15 Mei 2023 - 10:37 WIB
loading...
Benarkah TAR Lebih Berbahaya...
Rokok mengandung beragam bahan kimia, namun umumnya masyarakat mengenal dua bahan kimia yang terkandung di dalamnya, yakni nikotin dan TAR. / Foto: ilustrasi/The Conversation
A A A
JAKARTA - Rokok mengandung beragam bahan kimia. Akan tetapi umumnya terdapat dua bahan kimia yang paling dikenal masyarakat, yakni nikotin dan TAR (Total Aerosol Residue).

Sejauh ini, banyak yang menilai jika nikotin mempunyai bahaya yang sama dengan TAR. Namun, benarkah demikian? Lalu, manakah yang sebetulnya lebih berbahaya?

Mengenai hal itu, peneliti dari Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Mohammad Khotib memaparkan bahwa nikotin secara alami terdapat pada tembakau. Senyawa tersebut masuk ke dalam golongan alkaloid.

Baca juga: 5 Hotel Gua Paling Menarik di Dunia, Ada yang Berdiri sejak 1.000 Tahun Lalu

Bukan hanya tembakau, nikotin juga ditemukan pada tanaman seperti kentang, kentang, terong, dan tomat, namun dengan konsentrasi yang lebih rendah.

"Nikotin adalah senyawa tunggal. Nikotin cenderung membuat adiksi sehingga menimbulkan ketergantungan," ungkap Khotib, baru-baru ini.

Sedangkan TAR, menurut Khotib, berbeda dengan nikotin. TAR muncul akibat proses pembakaran tembakau. TAR menjadi senyawa kimia yang paling berbahaya bagi perokok karena bersifat karsinogenik.

"Jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama, TAR dapat menyebabkan kanker," bebernya.

Dari data National Cancer Institute Amerika Serikat, diketahui ada sekitar 7.000 senyawa kimia yang ada di dalam asap rokok, 2 ribu di antaranya terdapat pada TAR.

Senyawa yang bersifat karsinogenik tersebut dapat memicu kanker, dan meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya yang diakibatkan kebiasaan merokok.

"Asap rokok adalah komponen yang berbahaya dalam aktivitas merokok karena mengandung senyawa kimia yang sifatnya karsinogenik, seperti TAR," kata Khotib.

Agar terhindar atau mengurangi paparan TAR, perokok dewasa disarankan untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Namun, apabila mengalami kesulitan, bisa mencoba untuk beralih ke produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik atau sejenisnya.

Untuk produk tembakau yang dipanaskan dan vape, keduanya menerapkan sistem pemanasan yang dapat mengurangi risiko dari paparan komponen kimia.

"Berdasarkan penelitian, filter 0,45 mikron yang ditempatkan pada produk tembakau yang dipanaskan tetap bersih. Sedangkan filter 0,45 mikron pada rokok berubah menjadi hitam. Artinya produk tembakau alternatif dapat menjadi pilihan bagi perokok untuk mengurangi risiko kesehatan," paparnya.

Baca juga: Sambut Kelahiran Buah Hati di Usia 79, Robert De Niro Ternyata Bukan Pria Tertua yang Punya Anak Lagi

Kendati profil risikonya lebih rendah, Khotib menegaskan bahwa produk tembakau altenatif tidak sepenuhnya bebas risiko. Untuk itu, produk tersebut tidak ditujukan bagi non-perokok, perempuan hamil dan menyusui, maupun anak-anak.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada! 15 Juta Remaja...
Waspada! 15 Juta Remaja Menggunakan Vape, Ini Cara Hindari Kecanduan Nikotin  
Bahaya Merokok Setelah...
Bahaya Merokok Setelah Makan, Dokter Ingatkan Dampaknya pada Pencernaan
5 Hal yang Perlu Dilakukan...
5 Hal yang Perlu Dilakukan sebelum Sedot Lemak, Biar Tetap Aman
7 Makanan yang Mengandung...
7 Makanan yang Mengandung Nikotin, Bahaya untuk Kesehatan?
4 Hal yang Tidak Boleh...
4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan setelah Makan, Salah Satunya Minum Teh
Bahaya Merokok setelah...
Bahaya Merokok setelah Makan, Ahli: Tubuh Sulit Menyerap Gizi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Larangan Bahan Tambahan...
Larangan Bahan Tambahan Rokok Dinilai Tekan Industri Kretek, Bisa Picu PHK Massal
Pembatasan Nikotin dan...
Pembatasan Nikotin dan Tar Ancam Nasib Petani Tembakau serta Cengkih Temanggung
Rekomendasi
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Berita Terkini
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 72: Ketegangan Memuncak! Sena Nekat Terjun ke Operasi Penyergapan di Tengah Demam Tinggi!
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Jadi Anak Pejabat, Okie...
Jadi Anak Pejabat, Okie Agustina Larang Kiesha Alvaro Flexing di Media Sosial
Menkes Budi Gunadi Soroti...
Menkes Budi Gunadi Soroti Fenomena FOMO Lari: Tak Masalah asal Sehat
Liburan Sekolah, Berbagai...
Liburan Sekolah, Berbagai Hotel dan Resor Ini Hadirkan Program Unik bagi Keluarga
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved