9 Fandom Paling Toksik di Dunia, Ada yang Kamu Ikutin?
Jum'at, 19 Mei 2023 - 20:23 WIB
loading...
A
A
A
Penggemar komik selalu bergairah dengan kesukaan mereka terhadap cerita superhero. Tapi, cinta itu meningkat ke Marvel Cinematic Universe (MCU) dan kadang, penggemar Marvel benar-benar toksik dan menjengkelkan. Ketika Captain Marvel keluar, para fanboy-nya mulai mencaci maki film itu dari segalanya, sampai ke titik melecehkan. Captain Marvel memang bukan film bagus, tapi mengapa orang tidak mengkritiknya secara normal saja? Debat antara Marvel vs DC yang sudah lama terjadi juga tidak pernah berujung.
Di sisi lain, fandom DC pun tidak alim-alim banget. Pelecehan terhadap Candace Patton, Emily Bett Rickards, dan Katie Cassidy di Arrowverse bisa membuat sejumlah orang dipenjara. Sementara Patty Jenkins diserang di media sosial setelah WW84. Setiap aktor yang memerankan Batman juga mengalami hal yang sama. Sebelum didapuk memimpin DC Studios, James Gunn pernah dituduh sebagai mata-mata Marvel setelah menukangi The Suicide Squad dan Peacemaker. Tapi, sekarang ada juga yang memujanya bak dewa, meski tetap ada yang mencaci maki dia karena dianggap “tidak akan sebaik” Zack Snyder.
![9 Fandom Paling Toksik di Dunia, Ada yang Kamu Ikutin?]()
Foto: Variety
Ada puluhan tagar mirip #ReleasetheSnyderCut dan #RevivetheSnyderverse yang muncul lagi di media sosial selama beberapa tahun terakhir. Untuk sejumlah alasan, Zack Snyder mendapatkan banyak penggemar yang punya perilaku sekte seperti itu. Penggemar mempromosikan film-film ke titik di mana beberapa di antara mereka menggunakan putri sutradara itu yang sudah meninggal. Ini adalah level lain ketidaksensitifan dan delusi.
Mereka melancarkan perang melawan MCU dan mengatakan kalau Snyderverse lebih baik. Sejumlah penggemar bahkan memboikot film The Batman besutan Matt Reeves hanya karena bukan Snyder yang menyutradarainya. Snyder bahkan muncul dan mengatakan fans-nya tidak toksik, tapi “bersemangat”. Keributan di sekitar sutradara ini memang aneh. Kenyataannya, tidak semua film Snyder bagus. Jadi mengapa penggemar sangat memujanya? Tidak ada yang tahu.
![9 Fandom Paling Toksik di Dunia, Ada yang Kamu Ikutin?]()
Foto: Britannica
Harry Potter itu keren, salah satu franchise buku terbaik dalam sejarah, dan punya penggemar di seluruh dunia. Menyukai semesta Harry Potter dan menceritakannya kepada orang lain itu benar-benar tidak apa-apa, tapi mulai mengusik setiap orang tentang menjodohkan Harry dan Hermione itu sudah keterlaluan. Mengharapkan karakter tertentu mati dan melecehkan orang lain karena mereka suka karakter lain memperlihatkan kalau kepribadian orang itu berdasarkan fandom yang mereka ikuti.
Analisis Snape/James Potter dan membandingkan franchise itu ke franchise besar lainnya seperti Lord of the Rings dan lain-lain itu sering kali terjadi. Belum lagi, para penggemar juga tak jarang mengklaim kalau Harry Potter lebih baik dari franchise buku besar lainnya. Padahal, mereka itu tidak bisa dibandingkan karena genre-nya tidak sama. Apa pun, fandom besar membawa orang-orang toksik dan Harry Potter bukanlah pengecualian. Di fandom ini bahkan ada yang menyebut diri mereka sebagai Snapewives.
![9 Fandom Paling Toksik di Dunia, Ada yang Kamu Ikutin?]()
Foto: Good Housekeeping
Tidak ada yang membenci film Star Wars lebih dari penggemar Star Wars. Fandom ini sudah valid lama sekali. Dengan internet menjadi platform utama untuk diskusi dan komunikasi, reputasi fandom yang terkenal itu pun muncul lagi sehingga semua orang bisa melihatnya. Penggemar Star Wars tidak suka apa pun yang mereka dapatkan.
Mereka tidak menyukai trilogi sekuel, kasar pada orang yang tidak menonton franchise itu, dan mengusik siapa saja yang terlibat proyek Star Wars. Aktor pemeran Jar Jar Binks, Ahmed Best, sempat ingin bunuh diri setelah prekuel Star Wars dikecam. Fandom ini juga mengganggu Jake Lloyd yang memerankan Anakin Skywalker kecil di prekuel Star Wars sampai dia berhenti akting. Daisy Ridley menghapus semua media sosialnya akibat gangguan dari para penggemar franchise itu. Kelly Marie Tran menjadi subyek serangan seksis dan rasis sampai dia menghapus apa pun dari media sosial. Sejumah penggemar ini bukanlah penggemar, tapi hanya pem-bully.
Di sisi lain, fandom DC pun tidak alim-alim banget. Pelecehan terhadap Candace Patton, Emily Bett Rickards, dan Katie Cassidy di Arrowverse bisa membuat sejumlah orang dipenjara. Sementara Patty Jenkins diserang di media sosial setelah WW84. Setiap aktor yang memerankan Batman juga mengalami hal yang sama. Sebelum didapuk memimpin DC Studios, James Gunn pernah dituduh sebagai mata-mata Marvel setelah menukangi The Suicide Squad dan Peacemaker. Tapi, sekarang ada juga yang memujanya bak dewa, meski tetap ada yang mencaci maki dia karena dianggap “tidak akan sebaik” Zack Snyder.
6. Fandom Zack Snyder

Foto: Variety
Ada puluhan tagar mirip #ReleasetheSnyderCut dan #RevivetheSnyderverse yang muncul lagi di media sosial selama beberapa tahun terakhir. Untuk sejumlah alasan, Zack Snyder mendapatkan banyak penggemar yang punya perilaku sekte seperti itu. Penggemar mempromosikan film-film ke titik di mana beberapa di antara mereka menggunakan putri sutradara itu yang sudah meninggal. Ini adalah level lain ketidaksensitifan dan delusi.
Mereka melancarkan perang melawan MCU dan mengatakan kalau Snyderverse lebih baik. Sejumlah penggemar bahkan memboikot film The Batman besutan Matt Reeves hanya karena bukan Snyder yang menyutradarainya. Snyder bahkan muncul dan mengatakan fans-nya tidak toksik, tapi “bersemangat”. Keributan di sekitar sutradara ini memang aneh. Kenyataannya, tidak semua film Snyder bagus. Jadi mengapa penggemar sangat memujanya? Tidak ada yang tahu.
5. Fandom Harry Potter

Foto: Britannica
Harry Potter itu keren, salah satu franchise buku terbaik dalam sejarah, dan punya penggemar di seluruh dunia. Menyukai semesta Harry Potter dan menceritakannya kepada orang lain itu benar-benar tidak apa-apa, tapi mulai mengusik setiap orang tentang menjodohkan Harry dan Hermione itu sudah keterlaluan. Mengharapkan karakter tertentu mati dan melecehkan orang lain karena mereka suka karakter lain memperlihatkan kalau kepribadian orang itu berdasarkan fandom yang mereka ikuti.
Analisis Snape/James Potter dan membandingkan franchise itu ke franchise besar lainnya seperti Lord of the Rings dan lain-lain itu sering kali terjadi. Belum lagi, para penggemar juga tak jarang mengklaim kalau Harry Potter lebih baik dari franchise buku besar lainnya. Padahal, mereka itu tidak bisa dibandingkan karena genre-nya tidak sama. Apa pun, fandom besar membawa orang-orang toksik dan Harry Potter bukanlah pengecualian. Di fandom ini bahkan ada yang menyebut diri mereka sebagai Snapewives.
4. Fandom Star Wars

Foto: Good Housekeeping
Tidak ada yang membenci film Star Wars lebih dari penggemar Star Wars. Fandom ini sudah valid lama sekali. Dengan internet menjadi platform utama untuk diskusi dan komunikasi, reputasi fandom yang terkenal itu pun muncul lagi sehingga semua orang bisa melihatnya. Penggemar Star Wars tidak suka apa pun yang mereka dapatkan.
Mereka tidak menyukai trilogi sekuel, kasar pada orang yang tidak menonton franchise itu, dan mengusik siapa saja yang terlibat proyek Star Wars. Aktor pemeran Jar Jar Binks, Ahmed Best, sempat ingin bunuh diri setelah prekuel Star Wars dikecam. Fandom ini juga mengganggu Jake Lloyd yang memerankan Anakin Skywalker kecil di prekuel Star Wars sampai dia berhenti akting. Daisy Ridley menghapus semua media sosialnya akibat gangguan dari para penggemar franchise itu. Kelly Marie Tran menjadi subyek serangan seksis dan rasis sampai dia menghapus apa pun dari media sosial. Sejumah penggemar ini bukanlah penggemar, tapi hanya pem-bully.
Lihat Juga :