One Direction: Meraih Popularitas, Jenuh dan Hiatus

Kamis, 23 Juli 2020 - 12:03 WIB
loading...
A A A
Pasar Eropa secara historis lebih ramah terhadap boy band asal Amerika Serikat, seperti ‘NSync dan Backstreet Boys. Kotecha maupun Falk tidak yakin bahwa 1D akan sukses di AS. “Kami tidak ingin itu terdengar terlalu Amerika, karena ini tidak dimaksudkan - bagi kami, setidaknya - untuk bekerja di Amerika. Ini akan bekerja di Inggris dan mungkin di luar Inggris,” ujarnya.

Mengantisipasi penikmat music di AS, One Direction kemudian merilis video music “What Makes You Beautiful” di YouTube. Saat perkenalannya, ID membangun hype di media sosial. One Direction telah sangat online sejak masa X Factor, mereka berinteraksi dengan penggemar dan menghabiskan waktu henti mereka untuk membuat video konyol untuk dibagikan. Satu nada konyol, dibuat dengan Kotecha, yang disebut "Vas Happenin 'Boys?" adalah serangan awal.

"Mereka secara naluriah memiliki ini - dan itu mungkin hanya hal generasi - mereka hanya tahu bagaimana berbicara dengan penggemar mereka," kata Kotecha. (Baca juga: Dari Kamar Mandi One Direction Jadi Band Rock Hebat Abad ke-21 ).

“Dan mereka melakukannya dengan menjadi diri mereka sendiri. Itu adalah hal unik tentang anak-anak ini: Ketika kamera menyala, mereka tidak mengubah siapa mereka,” bebernya.

Media sosial dibanjiri dengan kontes One Direction dan petisi untuk membawa band ke kota-kota penggemar. Stasiun radio dibanjiri panggilan untuk bermain "What Makes You Beautiful" jauh sebelum bahkan dirilis. Ketika akhirnya tiba, Kotecha yang berada di Swedia pada saat itu, ingat jika dirinya begadang semalaman untuk menonton kelompok vocal itu naik naik tangga lagu iTunes dengan setiap penyegaran.

Kemudian, Take Me Home direkam di Stockholm dan London selama dan setelah tur dunia pertama mereka. Kesuksesan Up All Night telah menarik sederet talenta menulis lagu papan atas - Ed Sheeran bahkan menulis dua lagu sedih sedih yang romantis, "Little Things" dan "Over Again" - tetapi Kotecha, Falk, dan Yacoub melakukan kendali, berkolaborasi pada enam dari 13 lagu album. Selanjutnya, Up All Night menjadi album terlaris, bergerak 4,4 juta kopi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rafi Sudirman Sambangi...
Rafi Sudirman Sambangi 5 Kota Indonesia, Hadirkan Konser Intim dan Personal
Ziva Magnolya Keluar...
Ziva Magnolya Keluar dari Zona Nyaman di Java Jazz Festival 2026, Nyanyikan 'Spain'
Pecah! Hari Pertama...
Pecah! Hari Pertama Java Jazz Festival 2026 Diserbu Ribuan Penonton
Slank Bakal Tampil Beda...
Slank Bakal Tampil Beda di Java Jazz Festival 2026, Lagu-lagu Dirombak Total
Pink Aggato Rilis Dari...
Pink Aggato Rilis Dari Bali, Lagu Penguat untuk Pejuang Rantau
Rasakan Titik Terendah...
Rasakan Titik Terendah Hidup, Sembilan Tera Curhat di Mini Album Sementara Itu
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
478 Siswa Tampil dalam...
478 Siswa Tampil dalam Konser Legacy of Stars, Tandai 25 Tahun Bina Bangsa School
Sorak Sorai Fest 2025,...
Sorak Sorai Fest 2025, Perayaan Musik Akhir Tahun Meriah Bersama MNC Life
Rekomendasi
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Berita Terkini
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved