Peneliti Sebut 3 Makanan Ini Dapat Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2
Jum'at, 24 Juli 2020 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Kepastian temuan ini membantu memperkuat saran yang mungkin Anda dengar dari dokter atau ahli gizi, yang mana sebaiknya tetap mengonsumsi makanan alami dan menghindari produk olahan. Sementara sifat analitis dari penelitian memberikan hasil yang lebih akurat daripada kuesioner sederhana, temuan ini tidak terlalu mengejutkan bagi para ahli. (Baca juga: Studi: Non-perokok Berisiko Lebih Tinggi Terkena Kanker Paru-paru ).
"Ini adalah pesan yang telah kami dengar selama beberapa waktu: bahwa makanan yang mengandung serat lebih tinggi, seperti karbohidrat kompleks, buah-buahan, sayuran, biji-bijian, brans, dan umumnya makanan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah kita," jelas Sharon Zarabi, RD, CDN, CPT, direktur program bariatrik di Lenox Hill Hospital di New York.
"Kita tahu bahwa makanan olahan, seperti kerupuk, keripik, pretzel, roti putih, nasi putih, dan sereal manis - hal-hal yang banyak orang Amerika makan setiap hari - sayangnya menyebabkan lonjakan gula darah, dan seiring waktu dapat menyebabkan diabetes," sambung Zarabi.
Audrey Koltun, RDN, DCES, ahli gizi di unit endokrinologi pediatrik di Cohen Children's Medical Center di New Hyde Park, New York, mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun, para ahli diet telah merekomendasikan agar orang meningkatkan asupan buah, sayuran, dan biji-bijian.
“Studi-studi ini menyatakan bahwa mereka mendukung temuan bahwa mengonsumsi biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran bahkan dalam jumlah kecil dapat membantu mencegah diabetes tipe 2," ungkap Koltun.
"Ini adalah pesan yang telah kami dengar selama beberapa waktu: bahwa makanan yang mengandung serat lebih tinggi, seperti karbohidrat kompleks, buah-buahan, sayuran, biji-bijian, brans, dan umumnya makanan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah kita," jelas Sharon Zarabi, RD, CDN, CPT, direktur program bariatrik di Lenox Hill Hospital di New York.
"Kita tahu bahwa makanan olahan, seperti kerupuk, keripik, pretzel, roti putih, nasi putih, dan sereal manis - hal-hal yang banyak orang Amerika makan setiap hari - sayangnya menyebabkan lonjakan gula darah, dan seiring waktu dapat menyebabkan diabetes," sambung Zarabi.
Audrey Koltun, RDN, DCES, ahli gizi di unit endokrinologi pediatrik di Cohen Children's Medical Center di New Hyde Park, New York, mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun, para ahli diet telah merekomendasikan agar orang meningkatkan asupan buah, sayuran, dan biji-bijian.
“Studi-studi ini menyatakan bahwa mereka mendukung temuan bahwa mengonsumsi biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran bahkan dalam jumlah kecil dapat membantu mencegah diabetes tipe 2," ungkap Koltun.
(tdy)
Lihat Juga :