7 Momen BTS Paling Menyedihkan Sepanjang 10 Tahun Berkarier
Selasa, 13 Juni 2023 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
Gara-gara hal tersebut, BTS gagal tampil di sebuah stasiun televisi di Jepang. Beberapa ARMY yang terdiri dari akademisi dan penerjemah lantas membuat sebuah proyek tulisan yang disebut White Paper Project. Tulisan berisi ratusan halaman tersebut memaparkan sejarah hubungan kedua negara, untuk menetralisir suasana.
![7 Momen BTS Paling Menyedihkan Sepanjang 10 Tahun Berkarier]()
Foto: BigHit Music
BTS juga kerap menjadi korban langsung ancaman pembunuhan dan rasisme di Amerika Serikat dan Eropa. Ancaman pembunuhan pertama terjadi pada 2015, saat mereka menggelar fan meeting di New York City dalam rangka tur The Red Bullet.
Gara-gara aksi mengerikan itu, acara bertemu penggemar itu pun dibubarkan. Setelah itu, mereka beberapa kali menerima ancaman serupa saat berada di negara tersebut.
Tak hanya ancaman pembunuhan, rasisme juga kental mereka rasakan saat berada di luar negeri, bahkan banyak yang terekam langsung. Beberapa di antaranya adalah saat mereka menerima penghargaaan sebagai grup terbaik dari majalah Variety. Saat memasuki ruangan, sejumlah fotografer dan wartawan terdengar berbisik-bisik mengomentari riasan wajah mereka.
Soal rasisme, para penyiar televisi dan radio kerap mengolok-olok BTS karena riasan wajah yang tebal, dianggap membawa virus Covid-19, dan berbagai hinaan lainnya yang mayoritas terekam kamera.
Baca Juga: 6 Drama Korea Rating Tertinggi Minggu Kedua Juni 2023
![7 Momen BTS Paling Menyedihkan Sepanjang 10 Tahun Berkarier]()
Foto:Mnet
Saat menerima penghargaan daesang Artist of the Year Mnet Asian Music Awards (MAMA) 2018, Jin sambil menangis mengatakan bahwa mereka sempat berpikir membubarkan diri setelah kontrak tujuh tahun berakhir. Saat mendengar perkataan tersebut hampir seluruh member BTS ikut menangis, tak terkecuali ARMY dan audiens yang hadir dalam acara tersebut.
Belakangan diketahui, keinginan membubarkan grup tersebut muncul karena tekanan yang berat seiring popularitas yang meningkat. Ini membuat mereka mengalami kelelahan fisik maupun mental.
Baru-baru ini dalam program Suchwita bersama Suga, Jin juga mengatakan bahwa mereka harus bekerja sangat keras sejak debut hingga 2018, hingga nyaris tak pernah libur. Setelah itu, BTS akhirnya memilih untuk libur penuh selamasekitar satu bulan pada 2019. Setelah itu, mereka kembali dengan merilis album Map of the Soul: 7 yang merupakan album terlaris mereka hingga saat ini.
6. Ancaman Pembunuhan dan Rasisme di Barat

Foto: BigHit Music
BTS juga kerap menjadi korban langsung ancaman pembunuhan dan rasisme di Amerika Serikat dan Eropa. Ancaman pembunuhan pertama terjadi pada 2015, saat mereka menggelar fan meeting di New York City dalam rangka tur The Red Bullet.
Gara-gara aksi mengerikan itu, acara bertemu penggemar itu pun dibubarkan. Setelah itu, mereka beberapa kali menerima ancaman serupa saat berada di negara tersebut.
Tak hanya ancaman pembunuhan, rasisme juga kental mereka rasakan saat berada di luar negeri, bahkan banyak yang terekam langsung. Beberapa di antaranya adalah saat mereka menerima penghargaaan sebagai grup terbaik dari majalah Variety. Saat memasuki ruangan, sejumlah fotografer dan wartawan terdengar berbisik-bisik mengomentari riasan wajah mereka.
Soal rasisme, para penyiar televisi dan radio kerap mengolok-olok BTS karena riasan wajah yang tebal, dianggap membawa virus Covid-19, dan berbagai hinaan lainnya yang mayoritas terekam kamera.
Baca Juga: 6 Drama Korea Rating Tertinggi Minggu Kedua Juni 2023
7. BTS Sempat Terpikir Bubar pada 2018

Foto:Mnet
Saat menerima penghargaan daesang Artist of the Year Mnet Asian Music Awards (MAMA) 2018, Jin sambil menangis mengatakan bahwa mereka sempat berpikir membubarkan diri setelah kontrak tujuh tahun berakhir. Saat mendengar perkataan tersebut hampir seluruh member BTS ikut menangis, tak terkecuali ARMY dan audiens yang hadir dalam acara tersebut.
Belakangan diketahui, keinginan membubarkan grup tersebut muncul karena tekanan yang berat seiring popularitas yang meningkat. Ini membuat mereka mengalami kelelahan fisik maupun mental.
Baru-baru ini dalam program Suchwita bersama Suga, Jin juga mengatakan bahwa mereka harus bekerja sangat keras sejak debut hingga 2018, hingga nyaris tak pernah libur. Setelah itu, BTS akhirnya memilih untuk libur penuh selamasekitar satu bulan pada 2019. Setelah itu, mereka kembali dengan merilis album Map of the Soul: 7 yang merupakan album terlaris mereka hingga saat ini.
(ita)
Lihat Juga :