Peneliti Mungkin Tak Pernah Mengembangkan Kekebalan Terhadap Covid-19

Sabtu, 25 Juli 2020 - 12:03 WIB
loading...
A A A
Mereka menemukan bahwa 4% pekerja perawatan kesehatan dan 4,6% staf rumah sakit umum memiliki antibodi IgG. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa 2,5% dari karyawan rumah sakit di Wuhan telah terinfeksi Covid-19 selama wabah, tetapi telah diperkirakan bahwa proporsi sebenarnya dari infeksi di antara kelompok ini bisa setinggi 25%.

Beberapa orang memiliki gejala ringan atau tidak ada gejala ketika mereka terinfeksi virus corona baru yang menyebabkan Covid-19, dan bahkan mungkin tidak tahu mereka tertular. Dengan penularan dari manusia ke manusia yang tidak dikonfirmasi sampai akhir Januari, banyak dokter dan perawat di Wuhan tidak memakai alat pelindung tambahan untuk merawat pasien.

"Mereka baru saja terinfeksi Sars-CoV-2 (virus corona baru) dan melawan virus dengan sistem kekebalan mereka sendiri," menurut Wang dan timnya. (Baca juga: Studi: Penularan Virus Corona Lebih Mungkin Terjadi di Rumah ).

Pasien dengan infeksi yang dikonfirmasi, di mana gejalanya biasanya lebih jelas, cenderung menghasilkan lebih banyak antibodi. Sebuah studi sebelumnya menemukan semua kasus yang dikonfirmasi yang mereka lihat telah mengembangkan antibodi IgG dua minggu setelah onset penyakit. Tim Wang juga menyarankan bahwa lebih dari 10% orang dalam penelitian mereka mungkin kehilangan perlindungan antibodi dalam waktu kurang lebih sebulan.

"Temuan kami memiliki implikasi penting untuk kekebalan kawanan, terapi berbasis antibodi, strategi kesehatan masyarakat, dan pengembangan vaksin," ungkapnya.

Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti mengatakan bahwa tes antibodi mungkin tidak cukup untuk mengetahui apakah seseorang telah terinfeksi, dan keberadaan antibodi seperti IgG mungkin belum tentu memberikan kekebalan nantinya. "Gagasan sertifikat kekebalan untuk pasien Covid-19 yang dipulihkan tidak valid," tulis Wang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Varian Covid-19 Stratus...
Varian Covid-19 Stratus Dominan di Indonesia, Kemenkes Imbau Masyarakat Tak Panik
Varian Covid-19 XFG...
Varian Covid-19 XFG Stratus Muncul di 38 Negara, Gejalanya Unik
Sakit Tenggorokan Tajam...
Sakit Tenggorokan Tajam seperti Disayat Silet Jadi Gejala Covid-19 Varian Nimbus
Mengenal Varian Baru...
Mengenal Varian Baru Covid-19 NB.1.8.1 yang Merebak di 22 Negara
Kasus Influenza di China...
Kasus Influenza di China Meroket, Permintaan Obat Antivirus Tinggi
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekomendasi
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Berita Terkini
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Ndarboy Genk Bingung,...
Ndarboy Genk Bingung, Lagu Kicau ManiaViral karena KontenKucing dan Motor
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Cara Mengatasi Morning...
Cara Mengatasi Morning Sickness agar Ibu Hamil Tetap Terpenuhi Nutrisinya
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved