Apa Itu Operasi Bariatrik? Kenali Tujuan dan Dampaknya
Kamis, 22 Juni 2023 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Metabolisme tubuh yang baik berarti tubuh dapat memproses gula dengan baik, mempertahankan tekanan darah yang normal, menjaga tingkat lemak tubuh dalam batas yang normal. Semua aspek metabolisme tubuh biasanya akan mengalami perbaikan setelah pembedahan bariatrik.
Meski begitu, segala bentuk prosedur medis bukan berarti tidak memiliki dampak atau risiko sama sekali. Sama halnya seperti operasi lainnya di dalam perut, operasi bariatrik juga memiliki beberapa risiko walaupun mungkin terjadi sangat kecil.
Berikut beberapa diantaranya :
- Infeksi.
- Pendarahan.
- Terbentuknya emboli.
- Kebocoran pada lambung atau usus yang dijahit.
- Kesulitan bernapas.
Dalam jangka panjang, bedah bariatrik juga memiliki risiko seperti:
- Timbul masalah kesehatan karena gangguan penyerapan nutrisi.
- Mengalami kesulitan makan dan sering mual, diare, berkeringat, pusing, serta lemas setelah makan.
- Muncul batu empedu karena penurunan berat badan yang drastis dalam waktu cepat.
- Mengalami hernia.
- Muncul luka atau lubang di saluran cerna.
Meski begitu, segala bentuk prosedur medis bukan berarti tidak memiliki dampak atau risiko sama sekali. Sama halnya seperti operasi lainnya di dalam perut, operasi bariatrik juga memiliki beberapa risiko walaupun mungkin terjadi sangat kecil.
Berikut beberapa diantaranya :
- Infeksi.
- Pendarahan.
- Terbentuknya emboli.
- Kebocoran pada lambung atau usus yang dijahit.
- Kesulitan bernapas.
Dalam jangka panjang, bedah bariatrik juga memiliki risiko seperti:
- Timbul masalah kesehatan karena gangguan penyerapan nutrisi.
- Mengalami kesulitan makan dan sering mual, diare, berkeringat, pusing, serta lemas setelah makan.
- Muncul batu empedu karena penurunan berat badan yang drastis dalam waktu cepat.
- Mengalami hernia.
- Muncul luka atau lubang di saluran cerna.
(hri)
Lihat Juga :