Sumatera Selatan Sukses Turunkan Stunting, BKKBN Sebut Peran Penting Bidan
Rabu, 28 Juni 2023 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
"Kerja sama untuk mengedukasi bidan dan masyarakat terkait pentingnya menjaga 1.000 hari pertama kehidupan jadi salah satu poin penting penurunan stunting. Upaya ini akan terus digaungkan ke banyak wilayah di Indonesia," ungkap Tarcisius Tanto Randy dari Dexa Group.
Sementara itu, angka kasus stunting di Sumatera Selatan sebelumnya berada di angka 24,8 persen pada 2021. Dengan intervensi berbagai faktor, angka stunting bisa diturunkan hingga 6,2 persen menjadi 18,6 persen di 2022.
Baca juga: Angka Stunting di Surabaya Turun Menjadi 600 Anak pada 2023, Wali Kota: Akhir Tahun Target 150
"Faktor yang cukup berperan dalam tingginya angka penurunan stunting di Sumsel adalah kolaborasi lintas sektoral yang terjadi sangat baik, sanitasi yang baik, pola hidup yang baik, pun melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP)," papar Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.
Sementara itu, angka kasus stunting di Sumatera Selatan sebelumnya berada di angka 24,8 persen pada 2021. Dengan intervensi berbagai faktor, angka stunting bisa diturunkan hingga 6,2 persen menjadi 18,6 persen di 2022.
Baca juga: Angka Stunting di Surabaya Turun Menjadi 600 Anak pada 2023, Wali Kota: Akhir Tahun Target 150
"Faktor yang cukup berperan dalam tingginya angka penurunan stunting di Sumsel adalah kolaborasi lintas sektoral yang terjadi sangat baik, sanitasi yang baik, pola hidup yang baik, pun melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP)," papar Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.
(nug)
Lihat Juga :